• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 6 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Kejari Toba Diminta Usut Proyek Lapen Dinas PUTR Toba Tahun 2022

Editor: Editor
Jumat, 19 Mei 2023
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Jumat, 19 Mei 2023
Kondisi jalan menuju Pantai Pasifik Desa Patane 4 Kecamatan Porsea yang sudah terkelupas. (IST)

Kondisi jalan menuju Pantai Pasifik Desa Patane 4 Kecamatan Porsea yang sudah terkelupas. (IST)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Toba, POL | Baru seumur jagung proyek peningkatan jalan lapis penetrasi (Lapen) menuju pantai pasifik Desa Patane 4 Kecamatan Porsea Kabupaten Toba tahun 2022 sudah mulai terkelupas.

Proyek yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Toba dengan pagu anggaran Rp. 150.000.000.- terkesan dikerjakan asal jadi.

Menurut sejumlah aparat pemerintah desa setempat, mereka tidak mengetahui dari mana sumber kegiatan tersebut. Sebab, selama pekerjaan berlangsung tidak pernah terlihat papan proyek di lokasi pekerjaan.

Malahan sejumlah informasi yang didapat media ini di lapangan, kegiatan itu seperti sengaja dikaburkan sehingga tidak dipasang papan proyek pada lokasi kegiatan.

Keras dugaan Pihak penyedia jasa dan pihak PUTR bekerja sama untuk mengelabui masyarakat. Pasalnya kegiatan tersebut APBDP tahun 2022 sudah selesai dikerjakan pada  25 September 2022, sementara SK. APBDP ditandatangani tanggal 1 Nopember 2022 sebut sumber dilapangan.

Sumber tersebut menambahkan, terjadi curi start dalam kegiatan pekerjaan Lapen menuju pantai Pasifik, kegiatan itu diduga lepas dari pengawasan Dinas PU. Sebab tidak mungkin SPPD para pengawas bulan Nopember dan bulan Desember ditandatangani pada bulan September sebutnya menguatkan alasannya, untuk hal tersebut Kejari Toba diminta mengusut permainan kotor itu tambahnya.

Dari pantauan media ini di lapangan pada hari Rabu (17/5/2024), sepanjang ruas jalan terlihat sudah mulai terkelupas, secara kasat mata dilihat material yang digunakan seperti batu tidak bersih dan bercampur tanah, aspal yang digunakan sangat tipis atau sekitar 2 kg/ M2, dan volume diduga tidak sesuai dan kurang gilas.

Terkait hal tersebut, media ini mencoba minta konfirmasi kepada Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) melalui aplikasi Whatsapp, Saur Sitorus mengatakan akan memerintahkan pihak penyedia untuk melakukan pemeliharaan sebutnya. (POL/Tb. 3)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: 2022Dinas PUTRKejari TobaUsut  Proyek
Berita sebelumnya

Rizky Yunanda Kembali Pimpin KNPI Langkat, Syah Afandin: Berikan Dampak Positif ke Pemuda

Berita selanjutnya

Terkait Proyek Kantin Rp2 M, Mantan Kadinkes Provsu Cuci Tangan Tuding PPK Bertanggungjawab

TERBARU

Kapolsek Bangun Hadiri Rapat Harungguan di Kantor Camat Gunung Malela

Jumat, 6 Februari 2026
Ruas jalan dari Desa Dolok Nagodang menuju Desa Amborgang yang baru saja siap sudah ditumbuhi rumput. (IST)

Rendahnya Kualitas Proyek Menurunkan Citra Pemerintah di Mata Masyarakat

Jumat, 6 Februari 2026

Sejalan dengan Program Presiden Prabowo, Pemko Medan Intensifkan Aksi Bersih-Bersih Lingkungan

Jumat, 6 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd