Simalungun, POL | Anggaran sebesar Rp208 Miliar, sudah disiapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), untuk perbaikan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Simalungun.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, saat memberikan pemaparan rencana pembangunan di Sumut pada Rapat Pra Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Sumut Tahun 2023, di Aula Hotel Niagara Parapat Kabupaten Simalungun, Rabu (16/3/2022).
Rapat Pra Musrenbang itu, diikuti kepala daerah Zona Dataran Tinggi atau yang berada di kawasan Danau Toba masing-masing, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, Bupati Dairi Edy Keleng Berutu, Bupati Samosir Vandiko Gultom, Bupati Karo Corry Sebayang, Bupati Toba Poltak Sitorus, Wakil Bupati Humbahas Oloan P Nababan, Bupati Pakpak Barat Frans B Tumanggor dan Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani.
Pada kesempatan itu, Edy Rahmayadi mengaku sangat bersyukur bisa bertemu dengan semua pimpinan daerah Zona Dataran Tinggi, dimana kehadiran itu bertujuan semata-mata untuk mensejahterakan Rakyat
“Bupati, walikota mari kita bicarakan uang rakyat dan tugas kita mensejahterakan rakyat. Kedepan tidak ada lagi bupati dan walikota yang terlibat dengan hukum.
Ini semua untuk rakyat dan kita semua rakyat Sumatera Utara hentikan persoalan beda agama, beda suku. Kita semua Rakyat Sumatera Utara,” kata Edy.
“Kalian adalah rakyatku dan bupatiku dan tugas kalian mensejahterakan rakyat. Tidak ada lagi persoalan pandangan politik. Mari kita bersatu membangun Sumatera Utara ini bermartabat,” tambah Edy mengajak para kepala daerah.
Edy menjelaskan, Sumut merupaka provinsi terbesar ke-empat di Indonesia, dan memiliki jalan terpanjang di Indonesia, yakni 3.556 Kilometer.
“Jadi kita harus berpikir kreatif untuk hal ini karena uang kita tidak cukup untuk memperbaiki. Kita sudah berusah mencari dana untuk infrastruktur jalan kita ini,” akunya.
Edy menambahkan, mengapresiasi upaya Bupati Simalungun yang terus mengejar dan jemput bola, untuk penanganan jalan provinsi di Simalungun.
Dan atas dasar itu, lanjut Edy, untuk perbaikan jalan Propinsi di Simalungun Tahun 2022, Pemprov Sumut menganggarkan dana Rp208 Miliar, untuk memperbaiki jalan sepanjang 37,60 Kilometer. Selain itu, ada juga dana Rp2,640 Miliar untuk pembangunan drainase.
“Tahun ini itu dulu anggaranya yang kita alokasikan. Tahun depan kita alokasikan lagi, bila perlu Tahun 2023 perbaikan jalan provinsi di Simalungun, kita upayakan sudah tuntas,” tegas Edy.
Sebelumnya, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, dalam pemaparannya menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Sumut yang telah menunjuk Kabupaten Simalungun sebagai tuan rumah kegiatan Pra-Musrembang Penyusunan RKPD Zona Dataran Tinggi.
Bupati yang akrab dipanggil RHS itu, menerangkan Kabupaten Simalungun dengan luas 4.372,50 Kilometer, memiliki 32 kecamatan dan 386 nagori dan 27 Kelurahan degan jumlah Penduduk 1.003.727 jiwa.
Potensi ekonomi Simalungun sebagai besar terletak pada pertanian, dan pada Tahun 2021 Simalungun menghasilkan padi sebesar 386.858 ton. Dan juga pengahasil jeruk.
RHS melanjutkan, Danau Toba merupakan salah satu ikonik pariwisata yang ada, begitu juga ada beberapa lokasi wisata lainya.
Sedikitnya, terdapat 181 titik lokasi wisata di Simalungun, dengan rincian
89 titik lokasi wisata budaya, 76 lokasi wisata alam, 13 lokasi wisata agro, delapan wisata rekreasi dan dua lokasi Ground Camping.
RHS menyebutkan, usaha dan keberhasilan yang telah tercapai untuk mencapai pembagunan Rakyat Harus Sejahtera yaitu
Pengembagan Kawasan Industri Simalungun yang terletak di Tapian Dolok.
Pelaksanaan pembangunan dengan melakukan kolaborasi dengan BUMN/Swasta melaui program Corporate social Responsibility (CSR). Dan juga Gerakan Marharoan Bolon membangun Simalungun, dilaksanakan dalam rangka perbaikan jalan. (POL/isv)







