• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 12 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Menpar Resmikan “The Kaldera Toba Nomadic Escape”

Editor: Suganda
Jumat, 5 April 2019
Kanal: Kota

Editor:Suganda

Jumat, 5 April 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Tobasa,  POL | Menteri Pariwisata Arief Yahya resmi membuka The Kaldera – Toba Nomadic Escape, Kamis (4/4) sore. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pelepasan burung merpati.  Menpar optimis The Kaldera akan menjadi nomadic amenitas.

Kehadiran Menpar di The Kaldera, disambut dengan Tari Tor Tor dan balutan kain Ulos. Ada juga aksi berbalas pantun.

Menpar datang bersama Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara, Staff Khusus Menpar Bidang Komunikasi dan Media Don Kardono, juga Ketua Tim Percepatan 10 Bali Baru Hiramsyah S Thaib. Hadir juga kepala daerah sekitar Danau Toba, dan tamu undangan lainnya.

Rombongan ini diterima Kepala Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo, dan Ketua Tim Percepatan Nomadic Tourism Waizly Darwin.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, lahan The Kaldera bahkan lebih luas dari KEK Nusa Dua dan Tanjung Kelayang.

“Jadi harus dipahami. The Kaldera Toba Nomadic Escape itu berada di kawasan Toba Caldera Resort. Dan lebih luas dari Nusa Dua dan Tanjung Kelayang,” terang mantan Dirut PT Telkom itu.

Menpar juga menjelaskan menjelaskan alasan membangun nomadic tourism di kawasan Danau Toba.

“Tentu ada alasan mengapa kita bangun The Kaldera ini. Saya menyebutnya sebagai nomadic tourism. Artinya bisa berpindah pindah. Kenapa bisa berpindah? Karena membangun amenitas yang tetap itu butuh waktu yang cukup lama,” tuturnya.

Dijelaskannya, membangun sebuah amenitas seperti hotel berbintang butuh waktu hingga lima tahun. “Dan mungkin saya tidak akan menikmati hasil dari pembangunan itu. Karena butuh watu lama. Sebagai solusi, kita hadirkan nomadic tourism. Saya yakin solusi ini untuk selamanya,” paparnya.

Dengan karakternya, The Kaldera dinilai sangat cocok untuk menerapkan nomadic amenitas.

“Jadi, kita membuat klasifikasi untuk wisata nomadic ini. Seperti nomadic atraksi kita terapkan di Borobudur. Di Labuan Bajo, kita buat nomadic akses. Karena disana dilengkapi dengan yacht dan lainnya. Tantangan The Kalder adalah membuat atraksi di luar The Kaldera. Dan ini menjadi tugas Kepala BPDOT,” katanya.

Menpar asal Banyuwangi itu juga memberikan contoh nomadic tourism yang namanya sudah sangat populer. Namanya, Cikole Orchid Forest di Lembang, Jawa Barat.

“Fokus Orchid Forest adalah nomadic attraction. Karena, di sana ada acara live musik seperti Forchestra,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Menpar juga berharap Danau Toba bisa lebih menjual. Dan cara yang paling mudah adalah memakai 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas).

“Harus ada atraksinya. Kalau Kita ingin menjadikan Danau Toba destinasi utama, maka 3A harus kelas dunia. Yang ada saat ini baik atraksi budaya, manmade, alam semua bagus, belum mendunia,” katanya.

Dijelaskannya Kemenpar sedang fight agar Danau Toba dapat sertifikat sebagai Unesco Global Geopark. Menurutnya, Kemenpar akan terus berupaya agar Danau Toba mendapatkan status Unesco Global Geopark. (POL/TB.04)

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: MENPAR RESMIKAN
Berita sebelumnya

Lima Mobil DPRD Simalungun “Disandera” Anggota Dewan

Berita selanjutnya

Edy Rahmayadi: Persoalan Sampah di Sumut Harus Selesai

TERBARU

Pemko Medan Gelar Medan Career Expo 2026, 124 Perusahaan Tawarkan 5.515 Lowongan Kerja

Rabu, 11 Februari 2026

FGD Board of Peace, Anggota DPD RI KH. M Nuh MSP : Kompromis tapi Tidak Boleh Larut

Selasa, 10 Februari 2026

Dukung Pawai Obor Sambut Ramadhan, Zakiyuddin Harahap Menilai Kegiatan Positif Dorong Semangat Kebersamaan Anak Muda

Selasa, 10 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd