• Redaksi
  • Hubungi Kami
Sabtu, 9 Mei 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Hukum&Kriminal

Mahasiswa USU Pendemo Jokowi Dibubarkan

Editor: Suganda
Senin, 8 Oktober 2018
Kanal: Hukum&Kriminal, Kota

Editor:Suganda

Senin, 8 Oktober 2018
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, perjuanganonline | Kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Universitas Sumatera Utara (USU) diwarnai demonstrasi mahasiswa. Namun demonstrasi tidak berlangsung lama, karena segera dibubarkan petugas keamanan.

Unjuk rasa dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa USU di depan pintu I kampus USU, Jalan Dr Mansyur, Medan, Senin (8/10). Mereka membawa sekurangnya dua spanduk yang isinya tuntutan dan kritik kepada pemerintah.

Aksi mahasiswa itu berlangsung saat Jokowi masih berada di Auditorium USU untuk orasi pada sidang terbuka Dies Natalis ke-66 perguruan tinggi negeri itu. Namun, aksi mahasiswa tidak berlangsung lama. Hanya hitungan menit berorasi dan membentangkan spanduk di depan pintu I USU, petugas berpakaian sipil langsung membubarkannya. Spanduk pun dirampas.

“Langsung dibubarkan kami. Enggak sampai 5 menit kami aksi. Empat teman kami sempat diamankan, tapi sudah dilepaskan,” jelas Hendra Boang Manalu, salah seorang pengunjuk rasa.

Hendra menjelaskan, Aliansi Mahasiswa USU sudah menyiapkan sekurangnya 10 tuntutan dalam demonstrasi itu. Di antaranya, mereka menolak pertemuan tahunan IMF-WB di Bali. Pendemo juga menentang intervensi asing yang dilakukan dengan berbagai skema, seperti IMF, World Bank, MEA, MP3EI.

Selain itu mahasiswa juga menuntut pelaksanaan reforma agraria yang sejati; meminta pencabutan PP 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, dan bangun industri nasional; serta menolak segala macam bentuk liberalisasi, privatisasi dan komersialisasi di dunia pendidikan.

“Tuntutan kami yang lain, cabut UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, dan tolak student loan. Wujudkan demokratisasi kampus. Cabut Keppres No 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Rebut alat produksi buruh dan revolusi pendidikan,” sebut Hendra.(P03/Mer)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: JokowiUSU
Berita sebelumnya

Alamak… Garut Heboh oleh Grup Sesama Jenis!

Berita selanjutnya

Kisah Suparniyati, Anak Penjual Tempe Raih Medali Emas Asian Para Games 2018

TERBARU

Kerjasama dengan Sat Narkoba, Pemkab Labuhanbatu Menggelar Sosialisasi P4GN

Jumat, 8 Mei 2026

Rico Waas Turun ke Marelan, Perbaikan Jalan Mulai Digenjot Massif

Jumat, 8 Mei 2026

Rico Waas Dukung Milo Activ Indonesia Race 2026, Jadikan Medan Sebagai Kota Sport Tourism Internasional

Jumat, 8 Mei 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd