• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 16 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Wagubsu Lepas Ekspor Pertanian Senilai Rp116 M

Editor: Suganda
Kamis, 28 Maret 2019
Kanal: Ekonomi

Editor:Suganda

Kamis, 28 Maret 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Deliserdang, POL |  Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah melepas secara resmi ekspor komoditas pertanian di PT. Sari Makmur Tunggal Mandiri, di Jl. Kompos No.110 A Km 12 Desa Puji Mulyo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumut Selasa sore (26/3). Kali ini, melalui PT. Sari Makmur Tunggal Mandiri, Sumut mengekspor komoditas pertanian sebanyak 4.730,6 ton yang bernilai Rp116,43 miliar.

Berdasarkan data Balai Besar Karantina Pertanian Belawan, ekspor pada tanggal 26 Maret 2019 ini terdiri dari ; 819,36 ton biji kopi, 170 ton kelapa parut, 270 ton gambir, 443,52 karet lempengan, 100 ton kayu manis, 234,81 ton lidi, 1736,4 ton minyak sawit, 913 ton pinang biji, 43,52 ton teh dan 148,95 ton kayu oak putih.

Negara tujuan ekspor juga beragam yakni Jepang, Kanada, Belgia, Meksiko, Amerika Serikat, Taiwan, Inggris, Cina, Jerman, Australia Singapura, Spanyol, Mesir dan juga negara Afrika serta Amerika Selatan.

Acara pelepasan ditandai dengan pemecahan kendi dan pengguntingan pita oleh Musa Rajekshah bersama dengan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian RI Sumarjo Gatot Irianto, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian RI Ali Jamil, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan Bambang Haryanto, dan beberapa eksportir Sumut serta pejabat-pejabat terkait.

Hadir juga Kepada Dinas Perkebunan Pemprov Sumut,  Herawati, Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AIKI) Sumut, Saidul Alam dan pengusaha-pengusaha eksportir muda Sumut.

Dalam kesempatan tersebut, Wagubsu berharap kegiatan ekspor tidak hanya menguntungkan eksportir, tetapi juga petani karena selama ini menurut pengamatannya beberapa petani malah tidak terlalu berdampak walau ekspornya tinggi.

“Kita tentu bisa berbangga karena ekspor dari Sumatera Utara berjalan dengan baik. Kali ini kita akan melepas komoditas pertanian, sebelumnya Gubernur, Pak Edy melepas kol di Tanah Karo. Saya juga sebelum ini melepas ekspor sarang burung wallet di Bandara Internasional Kualanamu. Jadi ini yang ketiga, itu prestasi yang sangat luar biasa,” katanya.

Begitu pun, menurut Musa Rajekshah, ada hal yang perlu diperhatikan, khususnya untuk petani. Sebab beberapa petani sudah mengeluhkan harga komoditas mereka. “Saya kemarin ke kebun dan setelah salat subuh saya berbincang dengan pengumpul lidi. Dia tidak mengumpulkan lidi lagi karena harganya tidak masuk lagi. Padahal kalau saya lihat di data ekspor lidi cukup bagus. Jadi, saya berpikir ini di mana salahnya, mungkin ini karena mereka menjual ke tengkulak atau semacamnya,” ujar Wagubsu.

Oleh karena itulah, lanjut dia, petani perlu diberi informasi mengenai harga komoditas mereka saat diekspor. Sehingga mereka tidak dipermainkan oleh tengkulak, dan mereka juga bisa diajari untuk memenuhi standar ekspor. “Ini perlu kita perhatikan khususnya dinas-dinas di Pemerintah Sumut, nanti kita akan cari solusinya bersama-sama,” tegas Wagubsu.

Sedangkan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian RI, Sumarjo Gatot Irianto menekankan agar ekspor dari Sumatera Utara harus meningkat satu level lagi karena selama ini kita lebih sering mengekspor bahan-bahan mentah dan setengah jadi. Dia ingin kedepannya dinaikkan ke ekspor bahan olahan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian RI, Ali Jamil memperkenalkan aplikasi yang dibermi nama imace, aplikasi yang update secara real time yang menyediakan data ekspor komoditas pertandian. Aplikasi ini diberikan kepada Wakil Gubernur Sumut oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian RI. Menurut keterangannya, aplikasi ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan Pemerintah Sumut dalam mengambil kebijakan soal komoditas tanaman pangan. (POL/W)

 

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: ekspor pertanian
Berita sebelumnya

Mengharukan! Bocah SD Anak Didik Calon Pendeta Selamat setelah Lari 4 Km

Berita selanjutnya

Petani Sumut Diharapkan Lebih Cerdas

TERBARU

Lantik 1.843 Wisudawan, Ini Pesan Rektor USU

Senin, 16 Februari 2026

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Minggu, 15 Februari 2026

Wakil Bupati H. Jamri Hadiri Wisuda Sarjana UNISLA Labuhanbatu Angkatan XIX Tahun 2026

Minggu, 15 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd