Tarutung, POL | Pagu Dinas PUPR Taput semula dianggarkan untuk pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan irigasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp 89 miliar,kini hanya bersisa Rp 27 miliar lebih.
” Dari jumlah Rp 89 miliar tersebut direlokasi sekitar 70 persen untuk penanganan COVID-19 ,akhirnya tinggal sekitar Rp 27 miliar. Inilah yang akan dipergunakan untuk pembangunan jalan dan irigasi”, ujar Dalan Nangkok Panataran Simanjuntak, ST, MM kepada media ini lewat Whatshaap, Jumat (29/05/2020) pagi.
Kadis PUPR Taput yang baru dilantik ,Senin (4/05/2020) ini menjelaskan, pagu semula dinas PUPR Taput Tahun Anggaran TA 2020 sekitar Rp 89 miliar yang bersumber dari dana DAK.
Dari jumlah tersebut direlokasi utk penanangan Covid -19 mencapai 70 persen atau Rp 61,8 miliar . Dana DAK Jalan sekitar Rp 38.4 miliar semula akan di fokus kan membangun jalan hotmix . Dana Insentif Daerah sekitar Rp 1,5 miliar dan DAU sekitar 21,8 miliar.
Terjadi pemangkasan kegiatan pembangunan jalan,pembangunan irigasi, biaya gotong royong, alat berat,biaya rutin. Kita memang sangat prihatin dengan situasi ini karena akan berakibat berkurangnya pembangunan jalan dan irigasi, tetapi kita mendukung kebijakan pemerintah pusat dan Pemkab Taput yg mengutamakan percepatan penanganan wabah pandemik Covid -19.
“Semoga wabah ini segera berlalu sehingga kita kembali bisa bekerja normal dan semoga tahun depan pembangunan jalan hotmix yg batal tahun ini dapat terealisasi tahun depan”, ujar Dalan Simanjuntak. (POL/BIN)







