Tebingtinggi, POL | Pasca meninggalnya Maramanta Nasution alias Ucok (22) warga Jalan Pulau Sumatera Lingkungan III Kelurahan Persiakan Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi tak wajar hingga hari ini belum terungkap kepermukaan.
Padahal, sudah 14 orang telah diperiksa team penyidik Satuan Reskrim Polres Tebingtinggi dan hasil visum dan autopsi juga sudah diterima pihak keluarga. Hal ini dikatakan Budi, usai audensi ke Polres Tebingtinggi.
Ucok ditemukan tewas tak wajar di badan rel kereta api di Jalan Pulau Sumatera Gang Sate Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Tebingtinggi sekitar pukul 07.10 wib Jumat, (8 Desember 2017) sesuai Surat Tanda Penerimaan Laporan ( STPL) No : STPL /500/XII/2017/SPKT TT yang melaporkan Abdul Musaka Nasution selaku orangtua dari almarhum.
Oleh sebab itu, Budi Hartono (49) warga Jalan Sei Padang Lingkungan IV Kelurahan Bulian Kecamatan Bajenis Tebingtinggi selaku kuasa penuh dari orangtua almarhum, Senin (26/11/2018 ) usai mempertanyakan perkembangan penyidikan di Satuan Reskrim Polres Tebingtinggi sangat berharap kematian Ucok Nasution cepat terungkap, sebab sudah hampir setahun hal ini diam di tempat.
Padahal, saksi bernama Adi dan Abdul Musaka Nasution sudah diperiksa.Tapi hal ini belum menjadi satu jaminan kasus ini cepat terungkap. Kematian Ucok sangat misteri dan layak diungkap ke publik, meski Ucok telah dikebumikan. Perlu diketahui pula kata Budi yang juga aktifis LIRA ini bahwa hasil visum dari RS Bhayangkara Tebingtinggi dan hasil Otopsi dari RS Djasamen Saragih di Pematang Siantar sudah juga diperoleh beberapa hari kemudian. Kita berharap Polisi cepat mengungkap kasus ini, terangnya.(AR)







