Binjai, POL | Penyalahgunaan narkotika dan oabat-obatan berbahaya (Narkoba), psikotropika dan bahan adiktifi lain di Kota Binjai harus dicegah dan ditangani bersama-sama karena berbahaya dan merusak generasi muda.
“Sudah waktunya kita peduli akan bahaya penyalahgunaan narkoba. Mari kita cegah dan selamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Dimulai dari keluarga dan lingkungan,” sebut Wakil Ketua DPRD Binjai Ir.Muhammad Syarif Sitepu di ruang kerjanya, Jumat (7/2/2020).
Dikatakan M Syarif, saat ini narkoba merupakan musuh utama, karenanya, pemberantasan harus dilakukan bersama-sama.
“Stop Narkoba. Sekali mencoba Narkoba awal kesengsaraan dan kematian, hidup indah tanpa Narkoba terasa sangat bermakna kehidupan tanpa Narkoba,” ungkap Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Binjai ini.
Di Kota Binjai sendiri, kata Syarif, tingkat bahaya penyalahangunaan Narkoba terbesar ketimbang daerah lain yang berada di Sumatera utara. Karena itu, di tahun pemilihan kepala daerah (Pilkada) ini, para bakal calon harus berani membuat salahsatu statmen tegas berani berantas narkoba dari hulu hingga hilir.
Syarif Sitepu dalam imbauanya menegaskan, berbagai upaya terus dilakukan dalam memproteksi masyarakatnya, agar tidak terjerumus bahaya Narkoba.Peran aktif masyarakat sangat diharapkan, apabila menemukan bandar narkoba disekitar lingkungannya, segera hubungi pihak yang berwajib.
“Masyarakat harus mendukung untuk memberantas narkoba,” ucap M Syarif Sitepu.
Syarif mendesak BNN dan Polres Binjai untuk melaksanakan pemberantasan Narkoba, mulai dari hulu hingga hilir maka binjai perlahan akan bebas dari bahaya penyalahagunaan Narkoba.
Syarif juga mengungkapkan, Kota Binjai akan memasuki Pilkada ini diharapkan para bakal calon yang akan maju punya komitmen terhadap pemberantasan penyalahgunaan Narkoba. “Para balon Pilkada Binjai harus komitmen berantas narkoba, mulai dari hulu dan hilir. Masyarakat Binjai perlu kenyamanan hidup tanpa narkoba,” tandasnya.(POL/jun).







