• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 13 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Internasional

Ungkap Pengaturan Skor Sepak Bola, Wartawan Tewas Didor

Editor: Suganda
Jumat, 18 Januari 2019
Kanal: Internasional, Olahraga

Editor:Suganda

Jumat, 18 Januari 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, POL | Wartawan yang mengungkap korupsi di tubuh asosiasisepak bola Ghana tewas dibunuh, Rabu (16/1/2019) waktu setempat.Ahmed Hussein-Suale yang tergabung dalam Tiger Eye PI meninggal setelah ditembak orang tidak dikenal dalam perjalanan pulang ke rumahnya.

Seperti dilansir Brisbanetimes.com, Suale ditembak dua kali di bagian dada dan sekali di bagian leher dari jarak dekat. Menurut pihak kepolisian, Suale tewasdi lokasi kejadian.

Pernyataan resmi Tiger Eye PI menyebutkan bahwa penembakandilakukan oleh pembunuh profesional. Mereka pun meminta pihak berwenang untuk mengusut tuntas peristiwa ini.

“Kami panggil pihak keamanan untuk membongkar mereka yang berada di balik pembunuhan ini dan membawamereka ke jalur hukum,” bunyi pernyataanTiger Eye PI.

Hussein-Suale bekerja di bawah pimpinan Anas Aremeyaw Anas, jurnalis investigasi ternama asal Ghana. Dia pernah dipuji mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama sebagai pemberani atas penyelidikan yang telah dilakukannya. Anas tida ragu melakukan penyamaran dalam membongkar kejahatan korupsi terorganisir di Ghana dan seluruh Afrika.

Anasjuga menyamar saatmenyelidikikasus perdagangan manusia dan korupsihakim-hakim di Ghana.Anas biasanya muncul di depan publik dengan menggunakan kerudung dan warna-warnaidemi menutupi identitasnya agar terhindar dari aksi balas dendam.

Lewat media sosial Facebook, Anas mengkonfirmasi kematianHussein-Suale.

“Sangat sedih, tapi kami tidak bisa tinggal diam. Beristirahat dengan tenang,”tulis Anas.

Anas dan krunya jugagencar menyelidiki kebobrokan sepak bola Afrika. Isu suap dan pengaturan skormenurut merekamelibatkan pemain, pelatih, dan pejabat paling senior.

Investigas ini menyeret namaKwesi Nyantakyi, salah seorang anggota Dewan FIFA dan orang nomor dua paling berpengaruh di sepak bola Afrika saat itu. Dia direkam saat menerima suap sebesar$65,000 dari reporter yang menyamarsebagai pengusaha nakal.

Akibat film dokumenter tersebut, tahun lalu, Nyantakyi pun akhirnya mengundurkan diri dari semua perannya di sepak bola Afrika dan dilarang bermain sepak bola seumur hidup. Nyantakyi dianggap besalah atas kasus suap, korupsi, dan konflik kepentingan.

Dibenci Koruptor
Banyak memprotes metode yang dilakukan Anas dalam menugaskanreporteruntuk penyamaransaat menjebak pihak-pihak yang dianggap sebagai koruptor. Menurut mereka, kegiatan itu ilegal danNyantakyi pun mengajukan banding atas hukuman yang diterimanya.

Kegiatan investigasi alaTiger Eye PI jugamembuatreporterdalam bahaya.Tidak hanya rentan digugat, merekatidak jarang menerima ancaman pembunuhan secara langsung.

Bahkan salah seorang anggota parlemen Ghana,Kennedy Agyapong, muncul ditelevisi milikya untuk menebar teror kepada kru Tiger Eye PI.Dia menyebut Hussein-Suale sosok berbahaya dan meminta masyakaratmenyerang wartawan tersebut bila menemukannya.

“Pria itu (Ahmed-Hussein) sangat berbahaya, dia tinggal di Madina. Jika kalian bertemu dia di manapun, hancurkan telinganya. Jika dia pernah ke sini lagi, sayaminta Anda untuk memukulnya. Apapun yang terjadi, saya akan bayar karena dia orang jahat,” katanya.

Sejauh ini pihak kepolisian belum juga menangkap satu orang pun terkait insiden ini. Sementara Presiden Ghana,Nana Akufo-Addo, mengutuk keraspembunuhan tersebut dan meminta pihak berwenang segera mengusut dan mencari pelaku sesegera mungkin.(BBS/P03)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: GhanaPengaturan Skor
Berita sebelumnya

Diisukan Meninggal, Ustaz Arifin Ilham Pulang dari Rumah Sakit

Berita selanjutnya

BI: Rupiah Stabil Hingga Tengah Tahun

TERBARU

Bupati Tekankan Pentingnya Menjaga Ukhuwah Islamiyah dan Sinergi Pemerintah Daerah dengan Masyarakat

Kamis, 12 Maret 2026

Ratusan Pencari Kerja Padati Rabu Walk In Interview

Kamis, 12 Maret 2026

Polsek Bangun Sigap! Sepeda Motor Bengkel Digadaikan Tetangga, Pelaku Dibekuk di Depan Rumah Sendiri

Kamis, 12 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd