Wapres Gibran Blusukan ke Sigompul Humbahas

Wapres Gibran Rakabuming Raka bersama istri Selvi Ananda didampingi Gubernur Sumut Bobby Nasution blusukan ke Pasar Dolok Sanggul, Jumat (16/5/2025). 

Humbahas, POL | Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, blusukan ke Pasar Dolok Sanggul, Jumat (16/5/2025).

Didampingi istri Selvi Ananda, Wapres Gibran yang hadir bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu dan Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan, menyapa dan berdialog dengan para pedagang dan warga.

Kepada para pedagang, Wapres Gibran menanyakan tentang kondisi bahan pokok, mulai ketersediaan hingga harga. Ia juga meminta pedagang tidak menjual bahan pokok di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Wapres Gibran dan Selvi Ananda juga tampak membeli dagangan di pasar tersebut. Warga juga terlihat antusias menyambut kehadiran Wapres. Bahkan Wapres dan istri menyempatkan waktu berfoto bersama masyarakat dan pedagang.

Sebelum ke Pasar Dolok Sanggul Wapres Gibran terlebih dahulu mengunjungi Puskesmas Sigompul, Desa Pargaulan, Kecamatan Lintong Nihuta. Di sana ia menyaksikan warga yang mengikuti program cek kesehatan gratis.

Gibran ingin memastikan pelaksanaan program cek kesehatan gratis yang merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan pemerataan akses layanan dasar, khususnya di bidang kesehatan itu, berjalan dengan baik.

Adapun program cek kesehatan gratis menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan produktif, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga hingga daerah terpencil.

Wapres menegaskan pentingnya meningkatkan sosialisasi program, agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Deteksi dini, menurutnya, menjadi kunci dalam mencegah penyakit agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Melalui kunjungan ini, Wapres berharap program cek kesehatan gratis dapat terus diperluas dan menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah terpencil dan di luar Pulau Jawa.

“Pemerataan layanan kesehatan bukan lagi sekadar wacana, tetapi hadir nyata di tengah masyarakat, membangun sistem kesehatan primer yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan di seluruh penjuru negeri,” ujar Gibran.

Pada kesempatan itu, Kepala Puskesmas Sigompul, Yuhelen Sidabutar, melaporkan bahwa sejak 10 Februari hingga 1 Mei 2025, jumlah pengunjung yang memanfaatkan layanan CKG masih tergolong rendah, yakni hanya 62 orang atau rata-rata 2–3 pasien per hari.

“Sejumlah kendala seperti keterbatasan tenaga medis dan infrastruktur, termasuk jaringan internet yang belum stabil, masih menjadi tantangan di lapangan,” katanya.

Usai dari pasar dan puskesmas, Gibran bersama rombongan kembali melanjutkan kegiatan terakhir di Taman Sains Teknologi Herbal dan Holtikultura (TST2H) Desa Pollung. (BS)

Berikan Komentar:
Exit mobile version