Sergai, POL | Jenazah Jefri Simaremare (28) tiba di rumah duka di Dusun I Desa Sei Belutu, Bamban, Serdang Bedagai (Sergai), Sumut, Sabtu (8/12) pagi. Korban pembunuhan di Nduga, Papua, ini disambut isak tangis keluarga dan kerabatnya.
Tangis histeris pecah saat ambulans yang membawa jenazah Jefri tiba di rumah duka sekitar pukul 09.00 Wib. Jenazah kemudian disemayamkan di dalam rumah. Keluarga terus meratapi kepergian pemuda itu.
Sebelum sampai di rumah duka, jenazah Jefri diterbangkan dari Papua ke Makassar, lalu ke Jakarta, sebelum akhirnya diterbangkan ke Sumut. “Jenazah tiba di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, sekitar pukul 07.30 Wib dibawa pesawat Citilink QG 010,” kata Wisnu Budi Setianto, Branch Communication and Legal Manager Bandara Kualanamu.
Jenazah Jefri disambut prajurit TNI dari Koramil 23/Beringin, Kodim 0204/Deli Serdang. “Penjemputan jenazah langsung dipimpin Komandan Koramil (Danramil) 23/Beringin, Mayor Inf Makmur Siahaan bersama sejumlah Babinsa,” jelas Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga.
Setelah dijemput, jenazah Jefri diberangkatkan dengan ambulans menunju kampung halamannya di Sergai. Rombongan mendapat pengawalan penuh pihak Kodim dan Babinsa setempat hingga sampai ke rumah duka.
Seperti diberitakan, Jefri merupakan salah satu korban pembunuhan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yigi, Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua, belum lama ini. Dia merupakan pekerja PT Istaka Karya yang sedang mengerjakan jembatan Trans Papua.
Sejauh ini, aparat keamanan telah menemukan 19 orang korban. Selain itu seorang prajurit TNI juga gugur di sana.(BS/P03)







