• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 12 Mei 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Nasional

9 Juta UMKM Diberi Modal Rp2,4 Juta pada HUT ke-75 RI

Editor: Editor
Rabu, 12 Agustus 2020
Kanal: Nasional

Editor:Editor

Rabu, 12 Agustus 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, POL | Kementerian Keuangan mengungkapkan pemerintah akan menyalurkan bantuan produktif untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mulai 17 Agustus 2020. Saat ini, pemerintah masih melakukan verifikasi data calon penerima bantuan.

“Harapannya mulai launching pada 17 Agustus 2020 nanti, program ini nanti akan membantu dunia usaha khususnya UMKM dari sisi produksi,” ungkap Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani dalam video conference, Rabu (12/8/2020).

Ia bilang pihaknya kini sedang dalam tahap finalisasi penetapan anggaran untuk target penerima yang sebanyak 9 juta pelaku UMKM. Kendati sedang tahap finalisasi, tapi Askolani menyatakan anggaran yang disiapkan fleksibel.

“Ini menyesuaikan implementasi di lapangan dan dari Kementerian Koperasi dan UKM,” jelas Askolani.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki juga menyatakan program bantuan untuk UMKM ini akan mulai dijalankan pada pertengahan bulan ini. Pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini masih memastikan data nasabah yang akan mendapatkan bantuan.

“Jadi, ini kami sudah siapkan pertengahan Agustus ini juga sudah bisa kami kick off,” ucap Teten.

Ia bilang seluruh pelaku UMKM berpeluang mendapatkan bantuan produktif dari pemerintah sebesar Rp2,4 juta. Ini tanpa terkecuali bagi pengusaha kecil yang baru membangun bisnisnya di tengah pandemi virus corona.

“Menyangkut tadi apakah orang yang baru mulai usaha untuk membuat misalnya karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), tidak tertutup. Kriterianya adalah yang belum pernah atau sedang menerima pinjaman dari perbankan,” jelas Teten.

Berdasarkan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), tambah Teten, penyaluran bantuan ini akan dilakukan di berbagai daerah. Dengan demikian, bantuan produktif ini tak hanya terpusat di satu wilayah saja.

“Sesuai dengan arahan Presiden yang terpenting adalah penyebaran secara proporsional dari daerah. Supaya tidak menumpuk di kota besar saja,” kata Teten.

Teten juga meminta agar Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sekaligus Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sunarso untuk ikut melakukan verifikasi data calon penerima bantuan dari pemerintah.

Sebab, syarat calon penerima bantuan adalah mereka yang belum atau sedang menerima pinjaman dari perbankan. “Pak Presiden (Joko Widodo) meminta saat launching sudah konkret, semoga disiapkan ya pak, ucap Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Sunarso menyatakan telah menyortir data nasabah dari mereka yang memiliki Tabungan Simpedes yang sebelumnya tak pernah mendapatkan kredit dan saldo tabungannya di bawah Rp2 juta. Jumlahnya ada 4,3 juta nasabah.

“Dari 4,3 juta itu, kalau kami verifikasi ada 1,1 juta yang bisa menerima duluan. Selebihnya kami lakukan verifikasi,” terang Sunarso.

Ia bilang pihaknya juga telah menyiapkan skema penyaluran bantuan produktif untuk UMKM. Perusahaan akan memberikan formulir ke masing-masing penerima untuk ditandatangani sebagai jaminan agar dana yang diberikan pemerintah benar-benar digunakan untuk modal kerja.

“Orang-orang kami datangi satu-satu, dikasih tahu, Bapak Ibu punya rekening di BRI, saldo di bawah Rp2 juta, pemerintah mau berikan bantuan untuk usaha produktif, maka boleh cair kalau digunakan untuk berusaha. Silahkan kalau setuju tanda tangan,” jelas Sunarso.

Sementara, Wakil Menteri BUMN I sekaligus Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin menambahkan terdapat 6,4 juta nasabah PT Permodalan Nasional Madani (Persero) yang juga akan diberikan bantuan modal kerja Rp2,4 juta. Total nasabahnya sekitar 6,4 juta.

“Total yang sudah bisa jalan ada 6,4 juta PNM ditambah 1,1 juta BRI, yakni total 7,5 juta bisa jalan untuk tahap awal. Bisa ditransfer tinggal dikali Rp2,4 juta, saya rasa itu angka yang cukup besar,” jelas Budi.(POL/cnn)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: 4 Juta9 Juta UMKMDiberi Modal Rp2HUT ke-75 RIMenteri Koperasi dan UKM Teten Masduki
Berita sebelumnya

Resmikan Kantor Desa Pardomuan, Wabup Samosir Ajak Masyarakat Berjuang Bersama

Berita selanjutnya

Gerindra Bantah Analisis Prabowo Bisa Gantikan Ma’ruf: Jangan Adu Domba!

TERBARU

Dinas P3APMP2KB Medan Perkuat Ketahanan Keluarga, Dorong Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Selasa, 12 Mei 2026

Muspimran I Aisyiyah Padang Bulan, PC A Tanjung Sari, Forum Strategis Mengevaluasi Program dan Merumuskan Kebijakan Organisasi

Selasa, 12 Mei 2026

Koordinator PWPM dan Diskominfo Medan Pererat Kemitraan, Bahas Kompetensi Hingga Kesejahteraan Wartawan

Senin, 11 Mei 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd