• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 17 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Tenang Malem Tarigan Pendiri Politeknik MBP Medan Meninggal Status Positif Covid-19

Editor: Editor
Jumat, 24 April 2020
Kanal: Kota

Editor:Editor

Jumat, 24 April 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Dosen Politeknik Negeri Medan (Polmed) sekaligus pendiri Yayasan Politeknik MBP Medan, Tenang Malem Tarigan meninggal dunia setelah  berjuang melawan Covid-19 (virus corona).

Tenang Malem Tarigan meninggal di RS martha Friska, Kamis (23/4/2020).

Hal ini dibenarkan Ketua II Bidang Operasi Gugus Tugas COVID-19 Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan, Jumat (24/4/2020) saat dikonfirmasi tri bun-medan.com.

Alwi yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi Sumut ini membenarkan bahwa almarhum meninggal berstatus positif Covid-19 test PCR dirawat di RS Martha Friska Medan.

“Pasien Tenang Malem Tarigan ada, meninggal statusnya positif test PCR, meninggal tadi malam di RS Martha Friska jamnya enggak disebutin,” bebernya.

Ia menyebutkan bahwa yang bersangkutan telah dimakamkan sesuai SOP penguburan pasien Covid19. “Seharusnya sesuai SOP sudah dimakamkam,” tuturnya.

Lebih lanjut Alwi membenarkan bahwa selain Tenang Malem, istri dan anaknya juga berstatus positif virus corona dan memiliki riwayat bepergian ke Malaysia.

“Istrinya juga positif dan anaknya juga positif. Mereka dirawat di RS Martha Friska juga. Enggak tahu persisnya kapan mulai dirawat, tapi mereka satu keluarga pulang dari Malaysia,” ungkapnya.

Namun, Alwi memastikan kondisi istri dan anaknya masih dalam kondisi baik, bahkan sang anak positif tanpa gejala.

“Masih dirawat, tapi anaknya positif tapi tanpa gejala. Ketiganya berasal dari Medan,” pungkasnya.

Data Covid-19 Sumut Total Kasus Positif Menjadi 113, PDP Dirawat 152 Orang

Jumlah Pasien positif Corona virus disease (covid-19) untuk wilayah Provinsi Sumatra Utara, yang diumumkan hari ini, Kamis (23/4/2020) kembali bertambah.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara Mayor Kes. dr Whiko Irwan, Sp.B memaparkan ada penambahan jumlah pasien positif covid-19 menggunakan pemeriksaan PCR , dari sebelumnya berjumlah 93 orang bertambah 2 menjadi 95 orang.

“Perkembangan terakhir yang direkap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumatera Utara hari ini Kamis (23/4/2020) pukul 17.00 WIB jumlah pasien dengan pemeriksaan PCR positif 95 orang.

Terdapat peningkatan sebanyak dua orang.

Lalu Pasien positif dengan rapid test sama dengan hari kemarin sebanyak 18 orang,” ujarnya saat konferensi pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara Pemprov Sumut, Kamis (23/4/2020) sore.

Selain itu, Mayor Whiko juga memaparkan untuk jumlah angka pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat juga mengalami penurunan dari sebelumnya tercatat 153 orang, per hari ini menjadi 152 orang.

“PDP sebanyak 152 orang , pasien covid-19 yang meninggal sebanyak 11 orang dan penderita covid-19 yang sembuh sebanyak 22 orang,” ucapnya.

“Perkembangan terakhir yang direkap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumatera Utara hari ini Kamis (23/4/2020) pukul 17.00 WIB jumlah pasien dengan pemeriksaan PCR positif 95 orang.

“Kita berdoa semoga angka kesembuhan akan semakin meningkat dan angka meninggal tetap seminimal mungkin,” tambahnya lagi.

Lebih lanjut Mayor Whiko juga mengatakan virus Corona dapat menular pada siapa saja yang tidak melakukan perlindungan diri.

Karena itu yang dapat kita lakukan untuk menjaga diri kita dan keluarga kita adalah dengan selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selesai melaksanakan aktivitas.

Kemudian selaku menjaga jarak dalam berinteraksi kurang lebih dua meter antar sesama dan kita menghindari keramaian atau perkumpulan orang banyak.

“Untuk warga dalam zona merah sangat disarankan untuk melaksanakan ibadah di bulan puasa (Ramadan 1441 H) di rumah masing-masing.

Sehingga kita semua dapat keberkahan di bulan Ramadan dan terhindar juga dari penularan virus Corona,” katanya. (POL/DC)

 

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Tenang Malem Tarigan
Berita sebelumnya

Wali Kota di Korea Selatan Mundur karena Kasus Pelecehan Seksual

Berita selanjutnya

Lagi, Sekdakab Asahan Salurkan Bantuan APD Dari Pemprovsu

TERBARU

Lantik 1.843 Wisudawan, Ini Pesan Rektor USU

Senin, 16 Februari 2026

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Minggu, 15 Februari 2026

Wakil Bupati H. Jamri Hadiri Wisuda Sarjana UNISLA Labuhanbatu Angkatan XIX Tahun 2026

Minggu, 15 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd