PGRI SU Berharap PGRI Kabupaten/Kota Terus Perjuangkan Nasib Guru

Medan, POL | Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumatera Utara Abdul Rahman Siregar mengimbau rekan-rekan  yang menjadi pejuang  guru di  provinsi dan kabupaten/kota  terus memperjuangkan kesejahteraan guru honor.

“Di  manapun  berada, kita  wajib  serius  memperjuangkannya,” ungkap  Abdul Rahman Siregar,baru-baru ini melalui WA.

Abdul Rahman mengatakan,  terlepas  mereka  menjadi  anggota  PGRI  atau  belum, memperjuangan kesejahteraan ini sangat  penting karena erat kaitannya dalam rangka  mendorong rekan-rekan  guru untuk  meningkatkan kualitas dunia pendidikan.

Karenanya ia mengimbau kepada para pengurus  organisasi PGRI di  provinsi  maupun kabupaten/kota  untuk  terus  berupaya melakukan loby  baik  itu dengan  gubernur,  bupati  dan  walikota guna  meminta  penambahan  kesejahteraan  Guru  honor serta  status  hukumnya.

Tanpa bermaksud mengajari, Abdul Rahman mengatakan, sejak menjadi Pengurus  PGRI  kota Medan tanpa kenal lelah terus mendesak Walikota  untuk  memberikan  kesejahteraan  Guru  honor  secara  bertahap.  “Alhamdulilah  saat ini hasilnya  mereka   mendapat  dana  dari  APBD   dan  sekarang  dana  Bos  juga  lumayan,” katanya.

Bahkan, katanya lagi, sewaktu diberikan tugas sebagai pegurus  PGRI Sumut  terus  mendorong  bupati  dan  walikota  untuk dapat  memberikan  kesejahteraan  guru  honor  dari  APBD, hingga akhirnya  mereka  bisa  mengikuti  program  sertifikasi   guru  dan  mendapat  tunjangan  profesi.

“Setelah menjadi Ketua  PGRI Sumatera  Utara  2015-2019, saya  juga  dapat  menyelesaikan  SK  Guru  Honor  dari  Gubernur  dan  mendapat  honor  perjam  40.000  ribu  rupiah  sejak  2017,” papar Rahman.

Kemudian, sejak UU 23   tahun  2014  efektip  tahun  2017, kemudian Gubernu Sumatera Utara dijabat Edy  Rahmayadi, guru  honor   mendapat  kesejahteraannya  sebesar   Rp90.000  ribu  perjam  dan  di  bayar setiap  bulannya.

“Untuk itu  saya berharap kepada rekan-rekan  terus  bekerja  dengan  Ikhlas  untuk  bangsa  dan  negara,” katanya lagi.

Jelas Rahman,  kalau  dipikir ia hanya  sebagai  Guru  SD  sampai  pensiun   di  tahun   2014 lalu, tapi dipilih  kembali  menjadi  Ketua  PGRI  Sumateta  Utara  untuk  masa  bakti   2019-2024.

“Semoga  masa  kepegurusan  saya  ini, kami dapat  meningkatkan  kesejahteraan  Guru  honor dan sekaligus dapat membantu Pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sumatera Utara agar dapat terwujudnya Sumut Bermartabat,” imbuh Rahman seraya kembali berharap PGRI  kabupaten/kota untuk terus  berbuat yang terbaik bagi para guru dan bersama pemerintah majukan dunia pendidikan.  (POL/lmen).

 

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version