Medan, POL | Terkait pentingnya keterlibatan orang tua untuk kebahagiaan anak dalam upaya membantu tumbuh kembang optimalnya, Nestle Lactogrow menghadirkan “grow happy’, suatu sarana edukatif dimana keluarga Indonesia dapat menghabiskan waktu berkualitas bersama.
Kegiatan ini merupakan jawaban dari hasil temuan studi Nestle Lactogrow dimana lebih 50 persen orang tua merasa belum cukup hadir dan terlibat dalam kegiatan bersama si kecil, Rabu (7/8/2019) di Cafe Junction Jalan Uskup Agung Medan.
Menurut psikolog Elizabeth Santosa, M. Psi, SFP, ACC kebahagiaan saat masa kanak-kanak memiliki pengaruh positif terhadap tumbuh kembang kognitif (proses belajar), nilai diri (self-esteem), social skill serta karakter anak saat dewasa.
“Begitupun dengan tumbuh kembang aspek social-emosional, anak yang bahagia sejak kecil memiliki peluang lebih besar untuk menjadi individu yang memiliki emosi positif dan memiliki kepuasan hidup yang tinggi di masa dewasa kelak. Kebahagiaan masa kanak-kanak telah diakui sebagai sumber faktor paling berpengaruh terhadap kegiatan saat dewasa jika dibandingkan dengan sumber kebahagiaan lain seperti keberhasilan akademik, jabatan pekerjaan ataupun kekayaan.”
Selain itu, studi Nestle Lactogrow tersebut juga mengungkapkan bahwa anak Indonesia berpotensi kekurangan asupan nutrisi yang seimbang, yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang dan kebahagiaan mereka.
Studi ini sejalan dengan hasil penelitian lain yang menunjukkan bahwa resiko masalah gizi pada anak Indonesia masih tinggi.
Sementara itu, Ariani Dewi Widodo, So.A(k) Dokter Spesialis Anak dari Jakarta menyatakan, bahwa untuk memenuhi kebutuhan gizi anak salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan pencernaan kondisinya sehat.
“Kesehatan saluran cerna mendukung tumbuh kembang anak agar optimal. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memastikan makanan yang dikonsumsi bergizi seimbang dan mengandung probiotik agar membantu nutrisi dapat terserap dengan lebih baik,” katanya. (POL/lin)







