• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 16 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Lazis Muhammadiyah Sumut Terobos 11 Daerah Terpecil, Kirim Sapi untuk Kurban

Editor: Editor
Rabu, 21 Juli 2021
Kanal: Kota

Editor:Editor

Rabu, 21 Juli 2021
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Lembaga Zakat, Infaq dan Sadaqah (LazisMu) Muhammadiyah Sumatera Utara berbagi kebahagian dengan masyarakat di 11 kawasan 3-T ( Terpencil, Terdepan dan Terisolir) dibeberapa kabupaten di Sumatera di hari raya Idul Adha 1442.  Pendistribusian ke kawasan 3-T menjadi program BPKH dan LazisMu sebagai bagian meningkatkan ketahanan pangan di tengah suasana pandemi.

Ketua LazisMu Sumatera Utara, Muhammad Basir Hasibuan kepada media menjelaskan,  Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan kepercayaan kepada LazisMu untuk mendistribuskan hewan kurban di kawasan terpencil. Setelah melakukan survey lapangan, maka ada 11 lokasi yang mendapatkan bantuan hewan kurban, jelas Basir Hasibuan.

Ke-sebelas lokasi itu masing-masing: Desa Pematang Lalang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Desa Totap Majawa, kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungin, Desa Kotarih Baru, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Deli Sedang, Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatua Lunasi, Kab. Toba.

Desa Lumban Tolong, Kec. Permaksian, Kab. Toba, Desa Sitonggi-tonggi, Kecamatan Pahae Jae, Kab. Tapanuli Utara, Kel Pasar Pulau Tello, Kec. Pulau-pulau Baru, Kab. Nias Selatan, Desa Belinter, Jalan Namu Ukur Dusun Buah Raja, Kabupaten Langkat.

Kemudian ada tiga lokasi terpencil lainnya di Kabupaten Tapanuli Selatan, masing-masing Desa Tapus Godang, Kecamatan Aek Bilah, Desa Hutabaru, kec. Aek Bilan dan Desa Tapus Sipagabu, Kec. Aek Bilah, ketiganya di Tapanuli Selatan.

Muhammad Basir Hasibuan mengatakan pengelolaan hewan kurban lewat BPKH ini diharapkan dapat membantu ketahanan pangan masyarakat yang berada di kawasan terpencil itu.
Kurban RendangMu

Masih sekitar kurban Idul Adha 1442, LazisMu selain mengelola hewan BPKH untuk kawasan terpencil, juga mengelola hewan kurban yang diproduksi dalam bentung rendang kaleng yang diberi brand RendangMU. Rendang kaleng ini akan didistribukan kepada warga yang terdampak dengan bencana alam dan kebutuhan yang mendesak.

Ketua LazisMu Kota Medan Muhammad Arifin kepada media menjelaskan, pihaknya menerima penyerahan 11 ekor sapi yang berasal dari Bank Rakyat Indonesia melalui Yayasan Santri Berbuat (SBI). Penyerahan yang dilakukan Muhammad Faisal, Pengurus SBI yang juga anggota DPRD Sumatera Utara (Fraksi PAN) itu disaksikan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammdiyah Kota Medan.

Muhammad Faisal,  selaku pendiri SBI menyampaikan turut bahagia karena masih dapat berkontribusi untuk layanan umat melalui Lazismu Kota Medan. Program sangat kreatif pengurus lazismu Kota Medan menjadikan daging kurban diolah menjadi rendang kemasan kaleng sangat memberikan manfaat luas kepada masyarakat yang dipinggiran kota atau daerah 3T (Terluar, Tertinggal, Terpencil).

Faisal juga mengapresiasi program yang sudah menjadi tahun kedua dilakukan. “Semoga program qurban kemasan RendangMu ini bisa selalu menjadi semangat dan solusi bagi masyarakat yang tidak pernah tersentuh daging qurban atau kondisi kebencaan yang ada kedepan,” kata Faisal, anggota dewan termuda di DPRD Sumut itu.

Ketua Lazismu Kota Medan, Muhammad Arifin Lubis bersyukur dan memberi apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Lazismu Kota Medan. Program qurban kemasan RendangMu ini merupakan program nasional yang tidak menjadi bagian solusi dalam menghadapi kesulitan pangan ditengah pandemi covid19.

Kata Muhammad Arifin, sebelum adanya pandemi Covid19 ini Lazismu telah melakukan inovasi dan kreatifitas program qurban kemasan rendangmu ini. Program RendangMu menjadi solusi alternatif dalam ibadah qurban, dimana dalam proses pemotongan dapat menimbulkan kerumunan dan klaster baru.

“Untuk itu, LazisMu berinovasi dengan RendangMu semoga menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan gizi makanan dimasa kebencanaan,” katanya. (POL/isvan)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: 11 Daerah TerpecilKirim SapiKurban.Lazis Muhammadiyah Sumut
Berita sebelumnya

Anggota Dewan Minta Disdik Medan Berperan Sukseskan Vaksinasi Pelajar

Berita selanjutnya

Pemkab Samosir Salurkan BLT dari APBD Untuk Masyarakat Kelurahan

TERBARU

Buka Puasa Bersama Insan Media dan Ormas, Rico Waas Ajak Perkuat Persatuan dan Soliditas Kota Medan

Senin, 16 Maret 2026

Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita Membuka Ruang Saran dan Masukan Maupun Aspirasi Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026

Rico Waas Hadiri Silaturahmi Menko Polkam, Bahas Kondisi Sosial Sumut

Minggu, 15 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd