Medan, POL | Ketua PGRI Sumatera Utara Drs Abdul Rahman Siregar sangat kecewa sekali untuk formasi tenaga teknis honor dan tenaga teknis guru honor untuk formasi P3K sangat sedikit sekali.
“Sedangkan tenaga honor tenaga teknis guru dan tenaga pendidikan jumlahnya sangat besar sekali hampir 12. 000 lagi yang belum diangkat,” kata Rahman di Medan baru-baru ini.
Rahman Siregar juga mencontohkan untuk tahun 2022 formasinya 900 orang, tahun 2023 sekitar 2.000 orang sedangkan tahun 2024 sekitar 600 orang. Padahal, jumlah Guru honor dan tenaga pendidikan hampir mencapai 15.000 orang .
“Mereka banyak yang sudah mengabdi cukup lama, sedangkan kesempatan tahun 2024 ini yang terakhir menjadi P3K,” ujar kerja Ketua PGRI Sumut ini.
Karenanya, tambah Rahman, PGRI Sumut sangat mengharapkan kepada Gubernur Sumut yang baru nanti untuk menyelesaikan masalah guru ini, khususnya untuk SLB, SMA dan SMK di semua daerah.
Rahman Siregar yakin bahwa calon Gubernur Sumut nomor urut 1 Bobby Nasution dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi Guru Honor. “Makanya kepada para Guru Honor untuk dapat mendukung calon Gubernur nomor urut 01 agar menjadi Gubernur Sumut,” tegas Rahman. (Lukman)
