• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 13 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Ihwan Ritonga: Konsep Pemerataan Pembangunan yang Dikemas Wali Kota Perlu Jadi Acuan

Editor: Editor
Minggu, 28 Maret 2021
Kanal: Kota

Editor:Editor

Minggu, 28 Maret 2021
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga meminta Pemko Medan mendata ulang bangunan-bangunan cagar budaya di Kota Medan yang perlu dilindungi.

“Jadi perlu didata ulang. Karena itu (bangunan cagar budaya) merupakan bukti sejarah perkembangan Kota Medan,” kata Ihwan Ritonga di Medan Minggu (28/03/2021).

Ketua Partai Gerindra Kota Medan ini juga mengapresiasi kepedulian Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution dalam melestarikan gedung-gedung tua yang memiliki nilai sejarah atas peradaban Kota Medan. Termasuk juga akan menjadikan kawasan Kesawan (kawasan Kota tua) sebagai heritagenya Kota Medan.

“Dengan akan dijadikannya kawasan Kesawan sebagai sentra produk UMKM dan kuliner (The Kitchen of Asia), ini menjadi bukti kalau Wali Kota begitu peduli dalam pengembangan Kota Medan sebagai kota tujuan wisata. Dampaknya akan meningkatkan PAD dari sektor wisata. Lalu perekonomian masyarakat pun terdongkrak. Khususnya pelaku UMKM dan kuliner,” katanya.

Menurut Ihwan, ide Wali Kota akan menjalankan roda pembangunan dengan pembagian wilayah dalam satu kawasan tertentu (kawasan Kesawan jadi The Kitchen of Asia) , tentu saja akan menjadi acuan dalam konsep pembangunan kota ke depan.

“Harapan kita seperti itu. Kota Medan ini cakupannya cukup luas. Jadi konsep pembangunan tidak harus terpusat dalam satu wilayah saja. Misalnya untuk sentra ekonomi bisa dibuat di satu wilayah, untuk jasa di wilayah lain. Begitu untuk sektor lainnya. Dengan begitu pemerataan pembangunan akan tersistematis. Jadi tidak tumpah di inti kota saja, tetapi terurai di sejumlah kawasan,” katanya.

Ihwan Ritonga juga berharap konsep pemerataan pembangunan Kota Medan yang sepertinya sedang dikemas Wali Kota Medan Bobby Nasution perlu menjadi tolak ukur bagi SKPD Pemko Medan dalam membuat program-program kerja ke depannya.

“Para SKPD perlu menelurkan program apa yang penting digagasnya sesuai visi dan misi Wali Kota dalam percepatan pembangunan Kota Medan yang merupakan Kota ketiga terbesar setelah Jakarta dan Surabaya ini,” demikian Ihwan Ritonga. (POL/isv)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Ihwan RitongaJadi AcuanPemerataan Pembangunanwali kota
Berita sebelumnya

Wali Kota Tanjungbalai Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

Berita selanjutnya

Usaha Pengolahan Ikan Asin Resahkan Warga

TERBARU

KPK dan MRPTNI Bersinergi Awasi SNPMB 2026

Jumat, 13 Februari 2026

Buka Pasar Murah di 151 Kelurahan Selama Ramadan, Rico Waas Pastikan Distribusi Tepat Sasaran dan Bebas Dari Praktik Kecurangan

Jumat, 13 Februari 2026

Konferwil HIMMAH Sumut “Cacat Prosedur”, Tanpa Persidangan dan Tanpa Pemilihan

Kamis, 12 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd