Medan, POL | DPRD Medan akan memperhatikan keinginan masyarakat tentang dilaksanakan kembali belajar tatap muka dengan terlebih dahulu membuat kajian tentang perkembangan virus corona (Covid-19) di Kota Medan.
“Masalah belajar tatap muka ini akan kita usulkan setelah mengetahui perkembangan virus tersebut apakah sudah menurun drastis atau masih normal meskipun kita mendengar sudah terjadi penurunan,” kata anggota DPRD Medan Ihwan Ritonga kepada media usai menggelar acara reses II masa sidang II TA 2021 di Jalan Menteng Raya No 379, Minggu (21/3/2021).
Diakui Ihwan Ritonga, masalah belajar tatap muka ini adalah hal kebutuhan masyarakat mengenai pendidikan sehingga menjadi dilema buat pemerintah sakaligus bagi DPRD mengenai usulan tatap muka tersebut.
“Namun demikian, kita juga harus memperhatikan faktor kesehatan dari keluarga dan anak-anak mengenai hal itu,” tambahnya lagi.
Ihwan Ritonga mengatakan, saat acara reses perwakilan masyarakat menyampaikan berbagai keluhan. Mulai dari masalah infrastuktur di Kota Medan, masalah drainase serta keinginan masyarakat untuk sekolah tatap muka dan agar DPRD memperhatikan nasib guru honorer swasta.
“Ini yang akan kita akomodir dan akan kita bawa di musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kota Medan dalam waktu dekat ke depan,” kata Ihwan yang juga Wakil Ketua DPRD Medan itu.
Dia mengatakan nantinya semua aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat tentang berbagai permasalahan di kota ini akan ditampung dan disampaikan di dalam rapat paripurna DPRD Medan.
Menurut Ihwan, sesuai program dan visi misi wali kota dua tahun ke depan infrastruktur harus sudah klir. Jadi, DPRD harus mendukung program dari pak wali kota dengan menampung dan mendengarkan aspirasi dari masyarakat, khususnya infrastruktur drainase untuk menghindari banjir dan jalan berlobang di Kota Medan.
“Ini komitmen kita sebagai anggota DPRD Medan mendengarkan aspirasi masyarakat. Kita sangat mendukung program pak wali kota,” kata Ihwan Ritonga.
Sebelumnya pada acara reses yang dihadiri Camat Medan Denai Sipahutar, tokoh masyarakat, para ketua PAC Partai Gerindra Medan Denai, Medan Kota, Medan Amplas dan Medan Area serta ibu pengajian dan warga sekitar mengemuka berbagai permasalahan di tempat tinggal mereka.
Pada kesempatan itu Camat medan Denai Sipahutar mengatakan, warga masyarakat pada acara reses ini bisa langsung menympaikan berbagai keluhan dan aspirasi agar dapat ditindaklanjuti oleh anggota dewan.
Kepada Ihwan Ritonga, masyarakat yang menghadiri acara reses antara lain menyoroti masalah drainase yang mengakibatkan banjir, jalan berlobang serta dilakukan kembali belajar tatap muka dalam dunia pendidikan serta berbagai masalah lainnya. (POL/isvan)
