Berikan Komentar:
Fraksi Demokrat Pertanyakan Kapan Lapangan Merdeka dan Kebun Bunga Difungsikan
-
Editor: Editor

- Categories: Kota
- Tags: DifungsikanFraksi DemokratKebun Bungalapangan merdekaPertanyakan
Related Content
Salat Idulfitri 1447 H, Rico Waas Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Bangun Medan untuk Semua
Editor:
Editor
Sabtu, 21 Maret 2026
Wali Kota Medan Salurkan Zakat ASN Pemko Medan Kepada 948 Mustahik, Rico Waas: Keikhlasan Membantu Sesama
Editor:
Editor
Sabtu, 21 Maret 2026
Takbir Menggema di Medan, Pawai Mobil Hias Disambut Antusias, Rico Waas Ajak Warga Sambut Hari Kemenangan Dengan Hati Bersih
Editor:
Editor
Sabtu, 21 Maret 2026
PTPN IV PalmCo Tegaskan Komitmen Anti-Gratifikasi Jelang Idul Fitri 1447 H
Editor:
Editor
Jumat, 20 Maret 2026
Pemko Medan Matangkan Persiapan Salat Idul Fitri, Takbiran dan Pawai Kendaraan Digelar di Dua Titik
Editor:
Editor
Jumat, 20 Maret 2026
Wartawan DPRD Medan Berbagi Takjil di Bulan Ramadan, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
Editor:
Editor
Kamis, 19 Maret 2026
Medan, POL | Fraksi Demokrat DPRD Medan mempertanyakan kepada Wali Kota Medan Rico Waas tentang fasilitas umum yang dibangun dan sudah diresmikan tapi kenapa belum digunakan. Fasilitas umum yang sudah diresmikan tersebut adalah Lapangan Merdeka dan Stadion Kebun Bunga. Begitu juga Mall UMKM di USU belum ada kabar beritanya kapan difungsikan.
“Proyek raksasa tersebut sudah menggunakan anggaran yang cukup besar, rakyat bertanya -tanya kepada kami melalui telepon maupun WhatsApp. Masyarakat sudah kepingin menikmati fasilitas umum tersebut untuk berolahraga dan bersantai,” kata anggota DPRD Medan Dr H Muslim, M.AP ketika membacakan pemandangan umum. Fraksinya pada rapat paripurna Rancangan Peraturan Daerah tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Medan tahun anggaran 2024, Selasa (10/6/2025) di ruang rapat Paripurna DPRD Medan.
Muslim juga mempertanyakan pembangunan Islamic Center yang pembangunannya sudah dimulai tahun 2023, tapi sampai sekarang belum ada kelanjutan pembangunannya. “Pembangunan Islamic Center menggunakan anggaran multiyears, tapi belum selesai sudah 2 tahun, dimana kendalanya?” tanya Muslim
Demokrat juga menyarankan agar debentuk sebuah Dinas menangani tiga Perusahaan Umum Daerah (PUD), seperti PUD Pasar, PUD Pembangunan dan PUD Rumah Potong hewan (RPH). Pasalnya, dari ketiga PUD ini penghasilannya tidak signifikan. Terlebih Medan Zoo yang dikelola PUD Pembangunan, banyak hewan yang mati kelaparan. “Mending dikelola di bawah naungan dinas, agar ada anggaran mengelolanya,’ terangnya
Pada kesempatan itu, Muslim yang juga mantan pejabat di Pemko Medan tersebut menitip keluhan para pegawai P3K yang tidak kunjung diangkat, padahal Nomor Induk Kepegawaian (NIK) mereka sudah dikeluarkan BKN. “Ketentuan pemerintah, batas pelantikan P3K adalah bulan September, tapi itu bagi yang belum keluar NIK nya, calon P3 K Pemko Medan kan sudah keluar NIKnya, kenapa belum diangkat ‘, ungkapnya.
Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen didampingi Wakil Ketua Rajudin Sagala dan H Zulkarnain. Hadir juga Wali Kota Medan Rico Waas dan Sekda Wiriya Alrahman. Paripurna diskors sampai pekan depan dengan agenda, jawaban Wali Kota atas pemandangan umum fraksi-fraksi. (isvan)