Medan, POL | Guna membangkitkan dan melestarikan kembali kebudayaan yang beragam di Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution telah mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan ASN dan P3K mengenakan pakaian adat saat bekerja setiap hari Jumat. Kebijakan Bobby Nasution ini membawa angin segar bagi pelaku UMKM khususnya yang bergerak di bidang pakaian adat daerah, sebab kebijakan tersebut akan membantu pelaku UMKM apalagi di masa pandemi Covid-19.
Melalui kebijakan yang termuat dalam Surat Keputusan Wali Kota Medan Nomor 025/02.K/VIII/2021 tentang Pakaian Dinas dan Atribut Pakaian Dinas Harian Khas Daerah di Lingkungan Pemko Medan ini, Bobby Nasution juga menginginkan dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang memproduksi pakaian adat daerah. Artinya kebijakan menantu Presiden Joko Widodo tersebut tidak hanya memberikan penguatan nilai budaya saja, tapi juga penguatan nilai ekonomi.
“Dengan kebijakan ini saya ingin membangkitkan dan melestarikan kembali kebudayaan yang beragam di Kota Medan. Disamping itu saya juga ingin mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM atau pengrajin yang memproduksi pakaian adat daerah”, Kata Bobby Nasution baru – baru ini.
Menurut Bobby Nasution, Kota Medan merupakan kota yang multikultural dengan keberagaman budaya di Medan maka akan menjadi kekuatan yang besar untuk mempercepat pembangunan. Oleh karena itu dengan kebijakan ini Bobby Nasution menghimbau agar seluruh ASN dan P3K tidak hanya menyewa, tetapi datang langsung dan membeli baju adat di pelaku UMKM.
“Saya menghimbau para ASN dan P3K untuk dapat mengenakan dan membeli langsung pakaian adat ke pelaku UMKM yang ada di kota Medan. Dengan membeli tentunya akan membantu para pelaku UMKM yang terdampak di masa Pandemi Covid-19,” Jelas Bobby Nasution.
Kebijakan Wali Kota Medan terkait ASN dan P3K mengenakan baju adat mendapat dukungan dan apresiasi dari Dosen Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara, Dian Marisha S.S M.Si. Menurutnya kebijakan tersebut sangat tepat karena dapat menumbuhkan kembali nilai kebudayaan khususnya bagi generasi muda. Artinya dengan kebijakan baju adat para ASN dan P3K secara otomatis akan memperkenalkan kebudayaan kepada generasi muda Kota Medan.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Edliaty Siregar, mengungkapkan kebijakan mengenakan pakaian adat berdampak positif kepada pada pelaku UMKM khususnya yang bergerak di bidang pakaian adat. “Berkat kebijakan Bobby Nasution, para pelaku UMKM di Kota Medan dapat terbantu, apalagi mereka juga terdampak selama masa Pandemi Covid-19,” katanya. (POL/Cos)
“







