Medan, POL | Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memberikan apresiasi terhadap lima program prioritas Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM. Menurut anggota dewan, program yang telah ditetapkan tersebut dapat membawa perubahan untuk kota Medan.
Hal tersebut terungkap saat pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumut melakukan kunjungan kerja ke Pemko Medan, Senin (7/6/2021).
Rombongan anggota DPRD Sumut yang terbagi menjadi dua tim ini dipimpin Rudy Hermanto pimpinan tim 1 dan Tuahman Fransiscus Purba pimpinan tim 2. Kehadiran disambut hangat Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM didampingi Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman,SE dan Sekda Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman,MM.
Dalam kesempatan itu Wali Kota Medan juga menyampaikan lima program prioritas yang akan dilakukan diantaranya pertama yaitu percepatan penurunan angka covid-19 di Kota Medan. Salah satu upaya yang dilakukan Pemko Medan dengan mensukseskan program vaksinasi massal di Kota Medan.”Hingga hari ini program vaksinasi covid-19 yang sudah kita lakukan sudah mencapai diatas 40%.”kata Wali Kota Medan.
Yang kedua lanjut Wali Kota Medan ialah penanganan kebersihan, ketiga penanganan infrastruktur jalan, keempat perbaikan drainase untuk mengatasi banjir dan kelima peningkatan ekonomi melalui pengembangan UMKM. Pemko medan telah mencanangkan “The Kitchen of Asia” dengan memanfaatkan keberagaman kuliner yang ada di Kota Medan.
Selanjutnya, menyikapi banyaknya keluhan terkait Perwal No.17/2021 tentang Pemberian Dana Jasa Pelayanan Kepada Warga Pelayan Masyarakat yang ditafsirkan bahwa Pemko Medan tidak akan memberikan bantuan kepada pelayan masyarakat yang berusia di atas 60 tahun, Bobby Nasution pun langsung meluruskannya.
“Itu tidak benar, maksudnya tidak seperti itu. Sebagai contoh penggali kubur, masa penggali kubur usianya di atas 60 tahun. Ini bagaimana efektifitas dari beberapa program yang ada di Pemko Medan bisa berjalan. Kemudian, maghrib mengaji, usianya tidak dari 60 tahun lagi, itu sebenarnya perpanjangan dari Perwal yang sudah ada,” jelasnya.
Selanjutnya, mengenai e-parking, Bobby Nasution mengungkapkan, selain kawasan Kesawan, mudah-mudah Pemko Medan akan menambah ruas jalan lainnya untuk diterapkan e-parking. Dalam penerapan e-parking tersebut, jelasnya, Pemko Medan tidak hanya melibatkan satu perbankan saja, melainkan banyak perbankan, sehingga memudahkan masyarakat untuk menggunakannya.
“Masyarakat bisa menggunakan banyak perbankan, sebab kita tidak mengarahkan kepada satu pengguna jasa saja. Kalau hari ini kan masih ada keterbatasan, sistemnya yang akan kita perbaharui. Mudah-mudah nanti semua bisa menggunakan barcode dan e-money,” paparnya.
Sementara itu Tuahman Fransiscus Purba selaku pimpinan tim 2 mengatakan program Wali Kota Medan sangat luar biasa terutama cakupan terhadap vaksinasi covid-19 yang sudah mencapai 40%.
Selain itu dirinya juga mengapresiasi optimalisasi penanganan sampah yang kini dilimpahkan ke Kecamatan agar penanganan masalah sampah ini lebih cepat teratasi.”Begitu juga dengan target Wali Kota Medan yang bertekad melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang tidak hanya mengejar target pembangunan saja tetapi juga harus memperhatikan kualitas.”ujarnya.
Dalam kunjungan ini juga di paparkan terkait dengan realisasi pelaksanaan program pembangunan di Kota Medan yang sumber dananya dari bagi hasil Pemprovsu.
Setelah itu dilanjutkan dengan mendengarkan masukan dari para anggota dewan Provinsi Sumut yang hadir. Masukan yang telah disampaikan tersebut secara bertahap akan direalisasikan oleh Pemko Medan. (POL/COS)
