• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 23 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Akhyar Tanam 800 Batang Mangrove di Kelurahan Sei Mati

Editor: Editor
Sabtu, 19 September 2020
Kanal: Kota

Editor:Editor

Sabtu, 19 September 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menanam mangrove di lahan pertambakan Jalan Batang Kilat, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (19/9/2020). Ada sebanyak 800 batang pohon mangrove yang ditanam di lokasi tersebut. Selain penghijauan, penanaman manggrove diharapkan mampu memberikan kontribusi menyumbangkan oksigen selama 24 jam penuh kepada warga sekaligus mendukung kelestarian ekosistem kawasan sekitar.

Penanaman pohon mangrove dilakukan di tengah cuaca terik. Didampingi Camat Medan Labuhan Rudi Asriandi serta unsur Muspika Kecamatan Medan Labuhan serta komunitas pecinta lingkungan, Akhyar menanam pohon mangrove  di pinggiran tambak. Penanaman ini diikuti peserta lainnya, masing-masing peserta menanam 10 batang mangrove. Sebelum penanaman pohon dilakukan, Dewi Natadiningrat dari Khadijah Saraswati Indonesia sebagai inisiator kegiatan menyerahkan satu batang pohon mangrove secara simbolis kepada Akhyar sebagai tanda dimulainya penanaman.

Akhyar dalam sambutannya mengatakan,  sangat mengapresiasi dan mendukung penuh digelarnya kegiatan penanaman pohon mangrove. Sebab, kegiatan itu dinilainya sangat membantu Pemko Medan dalam upaya menjadikan Kota Medan lebih hijau ke depannya. Hanya saja Akhyar  berpesan, penanaman yang dilakukan tidak hanya sekedar menanam semata tetapi harus diikuti pengawasan (kontrol) sehingga pohon mangrove yang ditanam tumbuh dan berkembang dengan baik.

“Minimal pohon mangrove yang ditanam diawasi sebulan sekali. Rawatlah dengan baik dan penuh rasa cinta terhadap lingkungan sehingga pohon mangrove yang ditanam tumbuh dengan baik. Semoga pohon mangrove yang ditanam ini nantinya memberikan manfaat bagi warga sekitar dan tentunya akan menjadi amal jariyah bagi kita,” ungkapnya.

Akhyar selanjutnya mengungkapkan, menanam merupakan kebiasaannya. Setiap ada waktu dan kesempatan luang, ia gunakan untuk menanam. Diharapkannya, kebiasaan menanam ini dapat dikuti masyarakat, terutama memanfaatkan ruang kosong yang ada di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Jika semangat menanam ini dapat dilaksanakan masyarakat, ia pun optimis Medan akan menjadi lebih hiau.

Di kesempatan itu, Akhyar juga  mengungkapkan ada kelemahan yang terjadi saat masyarakat membangun rumah toko. Tidak sedikit pohon penghijauan yang ada di pinggir jalan dipotong karena dianggap mengganggu dn menghalngi ruko. Padahal pemotongan itu menyebabkan ruko menjadi panas dan gersang.

“Padahal tindakan itu jelas merugikan pemilik ruko, sebab orang saat ini mencari tempat yang teduh dan nyaman. Tidak ada orang mendatangi  ruko yang panas dan gersang. Jadi mari lah kita tanamkan budaya untuk selalu menyanyangi dan merawat pepohonan. Berhentilah melakukan penebangan, mari lah kita belajar dari tanaman. Tanaman yang rajin dirawat tentunya akan memberikan hasil luar biasa bagi orang yang merawat, sedangkan tanaman yang tidak dirawat tentunya tidak akan memberikan hasil memuaskan,” tegasnya mengingatkan.

Sebelumnya, Dewi Natadiningrat dari Rumah Sharaswaty Indonesia menjelaskan, penanaman pohon mangrove  ini merupakan kegiatan lanjutan yang dilakukan Khadijah Saraswaty Indonesia guna mendukung program Pemko Medan yakni ‘Yok Bikin Cantik Medan’. Di samping itu juga dalam rangka memperingati World Clean up Day 2020.

“Melalui kegiatan yang rutin dilakukan ini, kita berharap dapat mengajak dan mengedukasi masyarakat, terutama kaum muda   untuk peduli dengan lingkungan, baik menjaga kebersihan maupun giat melakukan penghijauan. Itu sebabnya dalam kegiatan ini, kita melibatkan 420 orang pelajar yang telah menjadi agent of public relations (PR) peduli lingkungan,” jelas Dewi.(POL/W)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: 800 Batang MangroveAkhyar TanamKelurahan Sei Mati
Berita sebelumnya

FKPPI Langkat Gelar Rakercab I Tahun 2020

Berita selanjutnya

Dewan Pertanyakan Program Bedah Rumah Dinas Perkim Medan

TERBARU

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H/2026 M di Halaman Kantor Bupati

Minggu, 22 Maret 2026

Salat Idulfitri 1447 H, Rico Waas Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Bangun Medan untuk Semua

Sabtu, 21 Maret 2026

Wali Kota Medan Salurkan Zakat ASN Pemko Medan Kepada 948 Mustahik, Rico Waas:  Keikhlasan Membantu Sesama

Sabtu, 21 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd