• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 2 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Internasional

Turki dalam Bahaya, Amerika Ngamuk Usai Tahu Erdogan Dukung Hamas

Editor: editor
Rabu, 26 Agustus 2020
Kanal: Internasional

Editor:editor

Rabu, 26 Agustus 2020
Erdogan dan Trump.

Erdogan dan Trump.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, POL | Pertemuan antara Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dan sejumlah delegasi organisasi sayap militer Palestina, Hamas, berbuntut kecaman dari Amerika Serikat (AS). AS akhirnya memberikan pernyataan keras sebagai respons dukungan Turki terhadap Hamas.

Dalam laporan VIVA Militer sebelumnya, Erdogan mengadakan pertemuan dengan sejumlah perwakilan Hamas di Istanbul, Sabtu 22 Agustus 2020 lalu. Momen itu mempertemukan Erdogan dengan Wakil Kepala Hamas, Saleh al-Arouri, yang merupakan salah satu buronan yang paling dicari pemerintah AS.

Menurut data yang diperoleh VIVA Militer dari The Times of Israel, pemerintah AS memasang harga US$5 juta, atau setara dengan Rp73,3 miliar, bagi siapa yang bisa menangkap al-Arouri hidup atau mati.

Amerika pun berang dengan tindakan Turki dan Erdogan. Kementerian Luar Negeri AS memberikan pernyataan keras terhadap Turki dan Erdogan, yang dianggap telah memberikan dukungan terhadap organisasi teroris. Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri AS menyebut bahwa tindakan itu akan membuat Turki dimusuhi oleh komunitas internasional.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri Amerika juga menganggap Turki telah mengganggu upaya untuk menekan aktivitas teror Hamas yang dilancarkan di wilayah Jalur Gaza.

“Hamas ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS dan Uni Eropa (UE) dan kedua pejabat yang dijamu oleh Presiden Erdogen adalah Teroris Global yang dirancang secara khusus,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri AS.

“Jangkauan lanjutan Presiden Erogan terhadap organisasi teroris ini hanya berfungsi untuk mengisolasi Turki dari komunitas internasional, merugikan rakyat Palestina, dan memotong upaya global untuk mencegah serangan teroris yang diluncurkan di Gaza,” lanjut pernyataan Kementerian Luar Negeri AS.

Pernyataan ini adalah bukti lainnya yang membuat hubungan Turki-AS semakin memanas. Turki sebelumnya menuai kecaman setelah membeli rudal sistem pertahanan udara S-400 Triumf dari Rusia, yang notabene adalah lawan kuat AS. Akibatnya, Turki pun ditendang AS dari program jet tempur F-35 Lightning II.(Viva)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Amerika MengamukErdogan Dukung HamasPresiden TurkiRecep Tayyip ErdoganTurki dalam Bahaya
Berita sebelumnya

Sinyal Kuat Kim Yo-jong akan Berkuasa Gantikan Kim Jong-un di Korea Utara

Berita selanjutnya

Akhyar Pimpin Gotong Royong Pengangkatan Sedimen di Sepanjang Parit Jalan Krakatau

TERBARU

Pemko Medan Jalankan PKH Medan Makmur, Tahun Ini 10.000 Penerima Masing-Masing Rp2,4 Juta

Rabu, 1 April 2026

Perkuat Layanan Jantung, RSUD dr Pirngadi Medan Kini Miliki Alat Cath Lab dan CT Scan Baru

Rabu, 1 April 2026

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Rabu, 1 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd