• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 24 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Internasional

Pesan Terakhir Paus Serukan Gencatan Senjata di Gaza

Editor: Suganda
Selasa, 22 April 2025
Kanal: Internasional

Editor:Suganda

Selasa, 22 April 2025
Perang di Gaza terus berkecamuk.

Perang di Gaza terus berkecamuk.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, POL | Dunia berduka. Pemimpin tertinggi umat Katolik Paus Fransiskus meninggal dunia di usia 88 tahun, Senin (21/4/2025), pukul 07.35 waktu Roma.

Kabar duka ini serasa mengejutkan mengingat pada perayaan Paskah, Minggu (20/4/2025), Paus masih sempat menyapa umat yang datang ke Basilika St. Petrus dan memberikan kotbah Paskah.

Pada perayaan Paskah di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Paus Fransiskus memberikan pesan tentang toleransi terhadap orang lain. Dia bahkan menyerukan gencatan senjata Gaza. Hal itu dikatakan Paus lewat pesan Paskah yang dibacakan seorang rekannya dari balkon Basilika.

Paus mengatakan pikirannya tertuju pada rakyat Gaza dan mengulangi seruannya untuk gencatan senjata dalam perang Israel-Hamas. “Konflik yang mengerikan terus menyebabkan kematian dan kehancuran serta menciptakan situasi kemanusiaan yang dramatis dan menyedihkan,” kata Paus, mengutip kantor berita AFP.

Dia menambahkan tidak akan ada perdamaian tanpa kebebasan beragama, kebebasan berpikir, kebebasan berekspresi, dan rasa hormat terhadap pandangan orang lain. Pesan utama Paskah adalah tentang toleransi terhadap orang lain dan rasa hormat terhadap keberagaman, tema yang telah ia tekankan selama 12 tahun kepausannya.

“Kita tidak boleh membiarkan diri kita lupa bahwa yang diserang bukanlah target, tetapi orang-orang, yang masing-masing memiliki jiwa dan martabat manusia,” ujar Paus pertama dari Amerika Latin ini.

Dengan mobil kepausannya, Paus Fransiskus kemudian mengitari Lapangan Santo Petrus untuk menyapa sekitar 35.000 umat Katolik yang hadir.

Hal ini cukup mengejutkan publik di tengah masa pemulihan. Apalagi, Paus baru saja keluar dari Rumah Sakit Gemelli, Italia, dua minggu lalu. Sebelumnya menjalani perawatan intensif karena menderita pneumonia berat.

“Selamat hari Minggu untuk semua. Terima kasih banyak,” ujar Paus saat ia didorong menggunakan kursi roda melalui Lapangan Santo Petrus setelah memimpin doa.

Saat Paus muncul di depan banyak orang, ia dikelilingi oleh sejumlah ponsel dan kamera yang merekam momen tersebut. (KS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Ephorus HKBP: Paus Fransiskus Menekankan Pentingnya Merawat Alam

Berita selanjutnya

Bah…! Anggota DPRD Asahan Digerebek di Lokasi Judi Sabung Ayam

TERBARU

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Toba Freddy VZ Pasaribu, S.H, M.H pada saat Ekspose Perkara di rumah Restorative Justice Cabang Kejaksaan Negeri Toba di Sopo Adhyaksa Batak Na raja Porsea. (Ist)

Kacab Jari Toba Samosir Berhasil Fasilitasi Tersangka dengan Korban Melalui Restorative Justice

Selasa, 24 Februari 2026

Warga Buta Hukum, Asuransi Jasa Raharja Hilang

Selasa, 24 Februari 2026

Malam Penuh Berkah di Bulan Ramadhan, Rico Waas Perkuat Ukhuwah Lewat Tarawih Bersama Warga Medan Selayang

Selasa, 24 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd