Deli Tua, POL | Puluhan Juru Tulis Toto Gelap (Jurtul Togel) mulai menjamur di setiap warung yang ada di desa, di Wilayah Hukum (Wilkum) Mapolsekta Deli Tua. Walau sudah puluhan tahun permainan namun Kapolsek Deli Tua, Kompol Dedy Dharma terkesan “tutup mata”.
Hal itu terbukti dengan tidak adanya para Jurtul Togel maupun pemasangnya dilakukan penangkapan. Padahal, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya (bawannya), agar membasmi segala bentuk perjudian, baik di darat maupun di udara.
Namun hal itu diduga tidak berlaku di Wilkum Mapolsek Deli Tua, yang membuat Bandar judi tebak angka Togel, Sidney dan Hongkong makin “merajalela” di Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Sampai saat ini “kerajaan” judi Togel yang disebut dikelola oleh Grup STM, Nenggo 999 serta beberapa bandar kecil lainnya, masih tetap eksis di lapangan. Bahkan, “raja” judi togel merasa hebat. Sebab, namanya pun tidak pernah mencuat di permukaan umum membuat grup STM, Nenggo 999, itu terus mengembangkan sayapnya sampai ke pelosok desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Deli Tua.
Si “Raja“ judi togel yang terkenal dengan merek STM, 999 ini, namanya tidak pernah mencuat ke permukaan umum.
Disebut-sebut Koordinator judi togel di lapangan merupakan oknum TNI berambut cepak yang mengkordinir para Jurtul Togel di Wilkum Polsek Deli Tua.
Sudah 20 tahun “kerajaan” judi Togel ini sangat eksis “merampok” uang masyarakat dengan iming-iming akan mendapatkan uang banyak secara mudah dengan modal kecil.
Omset yang diraih kerajaan” judi Togel ini pun tidak sedikit. Bayangkan saja, dalam satu hari ada tiga putaran judi tebak angka. Togel, Sidney dan Hongkong. Diduga per hari “Raja“ judi STM, Nenggo 999 ini dapat meraup omset mencapai 20 juta rupiah, itu hanya untuk satu jenis judi tebak angka saja.
Besarnya omset yang diperoleh “kerajaan” judi Togel ini membuat pihak-pihak tertentu tergiur. Mereka pun mulai mencoba tebar pesona para Jurtul untuk menyaingi “kerajaan” judi Togel yang sudah belasan tahun bercokol di tiga desa dan tiga Kelurahan yang ada di Kecamatan Deli Tua. Selain itu, saat ini telah beredar isu, bahwa pemain baru juga mulai muncul dari kalangan oknum satuan samping.
Menurut warga berinisial S yang juga warga Kecamatan Deli Tua kepada perjuangan online, saat berada di salah satu warung kopi di Kelurahan Deli Tua Barat, Minggu (15/10/2023) siang mengatakan, perjudian tebak angka semakin “merajalela” di Deli Tua bang, jelasnya
“Judi tebak angka masih main terus bang. Sangat sulitlah tersentuh hukum, karena diduga dibekingi oknum berambut cepak, dan Grup STM juga merupakan gabungan dari Grup Satuan Samping,” katanya.
Warga yang minta namanya disingkat ini pun membeberkan di beberapa lapak para Jurtul Togel beroperasi “menyedot” uang masyarakat itu semua serba terang-terangan, tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Setahu saya, lokasi penulisan para pemasang Togel itu ada di sebuah warung yang ada di Gang Bakti, persisnya di belakang Kantor Kormil Deli Tua, Kelurahan, Deli Tua Induk. Juga di Warung KDM dan Warung MRS, berada di Jalan Stasiun Kereta Api, tepatnya di belakang Kantor Mapolsek Deli Tua.
“Terus di Warung Pokok Sauh, di Jalan Kesehatan. Dan di warung samping Kantor PLN, Kelurahan Deli Tua Timur. Dan di Warung Gang Ambri ll serta di Warung Jalan Pante Bunga dan di Gang Ja’far. Juga warung yang ada di depan Kantor Mapolsek Deli Tua, Kelurahan Deli Tua Barat, serta di Desa Suka Makmur, di sepanjang warung yang ada di Jalan tengah. Serta di Gang Banteng Ujung, dan Gang Lestari, Desa Mekar Sari,” ungkapnya.
Kapolsek Deli Tua, Kompol Dedy Dharma ketika dikonfirmasi Perjuangan online melalui telepon selulernya tentang menjamurnya Togel di wilayah hukumnya akan kami cek ke tkp jelasnya (POL/SAMURA)







