• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 16 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Hukum&Kriminal

Kapolres Belawan AKBP AKBP Oloan Siahaan Diserang Kelompok Tawuran

Editor: Suganda
Senin, 5 Mei 2025
Kanal: Hukum&Kriminal

Editor:Suganda

Senin, 5 Mei 2025
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Mobil yang ditumpangi Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan dihadang dan diserang kelompok tawuran saat melintas di Tol Belmera, Kota Medan. Begini kondisi Oloan usai penyerangan itu.

Kasubbid Penmas Polda Sumut Kompol Siti Rohani Tampubolon mengatakan bahwa kondisi Oloan baik-baik saja. Untungnya, batu dan petasan yang dilempar para pelaku tidak sampai mengenai Oloan.

“Kapolres sehat karena berada di dalam mobil saat dikejar,” kata Siti, Minggu (4/5/2025).

Namun, kata Siti, mobil dinas Oloan mengalami lecet usai terkena senjata tajam dan dilempar batu oleh para pelaku.

“Iya, benar (terkena mobil),” jelasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan peristiwa itu berawal pada Sabtu (3/5) sekira pukul 19.30 WIB. Saat itu, terjadi tawuran antara kelompok pemuda Lorong Stasiun dengan kelompok Lingkungan 13 Selebes di Jalan Stasiun, Kecamatan Medan Belawan.

“Sekira pukul 21.30 WIB, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan memimpin apel personel guna mengantisipasi tawuran susulan dan melaksanakan patroli serta standby di Posko Berkawan Polres Pelabuhan Belawan sampai dengan sekira pukul 01.30 WIB,” kata Ferry, Minggu (4/5).

Kemudian, sekira pukul 01.35 WIB, Oloan meninggalkan posko tersebut dan hendak pulang. Lalu, saat memasuki Tol Belmera (Belawan-Medan-Tanjung Morawa) sekira pukul 02.05 WIB, sekelompok pemuda berkisar 10 orang masuk ke jalur tol sambil membawa celurit dan kelewang diduga sedang tawuran.

Melihat hal itu, sopir Oloan, yakni Bripda Ruben langsung menyalakan lampu panjang peringatan. Namun, kelompok pemuda tersebut malah mengadang sambil mengayunkan senjata tajamnya ke arah mobil dinas Oloan.

“Untungnya driver dapat menghindar, meskipun badan mobil depan kanan sempat terkena sajam dan lecet,” jelasnya.

Lalu, Oloan pun memerintahkan sopirnya untuk menghentikan mobil. Setelah itu, Oloan keluar dan memberikan peringatan kepada kelompok pemuda tersebut untuk menghentikan aksinya. Namun, kelompok tawuran tersebut malah mengejar Oloan dan melemparinya dengan batu dan petasan.

Oloan pun mengeluarkan tiga kali tembakan peringatan ke udara. Bukannya membubarkan diri, kelompok pemuda tersebut malah terus mengejar dan melempari Oloan menggunakan batu dan petasan.

Merasa terancam, Oloan memutuskan untuk melepaskan tiga kali tembakan ke arah kelompok pemuda tersebut hingga membuat dua orang terkena tembakan. Keduanya, yakni MS (15) dan B (15). MS mengalami luka di bagian perut, sedangkan B di bagian tangan. Saat ini, keduanya tengah dirawat di RS Bhayangkara Medan.

“Guna membela diri dan menghindari jatuh korban dari personel, Kapolres melepaskan tembakan sebanyak tiga kali lagi ke arah kaki menggunakan senpi dinas dengan pandangan yang agak samar ke arah yang menembak dengan mercon. Namun, mereka tetap melempari dan mengenai bagian belakang mobil dinas Kapolres,”ujarnya.

Setelah kejadian, Oloan meninggalkan lokasi dan berputar arah menuju gerbang tol Belawan. Pada saat yang bersamaan, Oloan menghubungi Wakapolres Pelabuhan Belawan untuk meminta bantuan personel.

Setelah diselidiki, petugas mengamankan 22 orang terduga pelaku tawuran dan penyerangan Oloan. Dari total tersebut, 14 di antaranya positif mengonsumsi ganja. Para pelaku tersebut berusia sekitar 13-19 tahun. (DT)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Oknum Guru Agama di Asahan Cabuli 5 Siswa

Berita selanjutnya

Gawat Bah! 4 Camat-Lurah di Medan Positif Narkoba

TERBARU

Buka Puasa Bersama Insan Media dan Ormas, Rico Waas Ajak Perkuat Persatuan dan Soliditas Kota Medan

Senin, 16 Maret 2026

Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita Membuka Ruang Saran dan Masukan Maupun Aspirasi Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026

Rico Waas Hadiri Silaturahmi Menko Polkam, Bahas Kondisi Sosial Sumut

Minggu, 15 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd