• Redaksi
  • Hubungi Kami
Sabtu, 7 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

RI Ingin Tingkatkan Ekspor Komoditas Kopi dengan Marseille

Editor: Suganda
Minggu, 16 Juni 2019
Kanal: Ekonomi

Editor:Suganda

Minggu, 16 Juni 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, POL | Indonesia ingin meningkatkan ekspor komoditas kopi ke wilayah Marseille, Prancis. Marseille disebut mempunyai pusat industri kopi dengan jaringan luas.

Konjen RI untuk Marseille Asianto Sinambela yang mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution ke Marseille menyebut ada potensi yang baik bagi para pemuda Indonesia untuk belajar ke Marseille dalam bidang bidang keahlian yang menjadi keunggulan Prancis. Keunggulan itu seperti proses pembuatan parfum dan pengolahan kopi.

“Industri kopi Henry Blanc lebih banyak mengimpor kopi dari wilayah Afrika dan Amerika Latin, sementara kopi dari Asia diimpor dari Vietnam dan Indonesia. Kopi Indonesia yang diimpor oleh Henry Blanc adalah kopi Jawa jenis Arabica, sebagai bahan utama coffee blending sesuai selera pasar dan konsumen setempat,” kata Asianto dalam keterangannya, Minggu (16/6/2019).

Kunjungan Darmin ke Marseille berlangsung pada Jumat 14 Juni 2019. Dalam kunjungan itu, Darmin bersama Asianto bertemu Wali Kota Marseille Mr Jean-Claude Gaudin.

“Kedua pihak berkomitmen untuk membuka kontak usaha seluas-luasnya, khususnya untuk membangun jalur dagang langsung komoditas kopi Indonesia. Sebagaimana dipaparkan oleh Menko Prekonomian, terdapat cukup banyak daerah daerah di Indonesia yang memiliki produk komoditas sangat baik namun masih tertinggal dalam hubungan dagang dan pemasaran Internasional,” ucap Asianto.

Wali Kota Jean-Claude Gaudin menyambut baik keinginan Indonesia mengintensifkan hubungan dagang dengan Perancis Selatan. Gaudin sangat mendukung hubungan perdagangan dan komersial langsung, khususnya komoditas kopi karena Marseille memiliki pusat industri kopi yang memiliki jaringan luas.

Peluang pasar untuk produk kopi indonesia di wilayah Marseille cukup menjanjikan dengan konsumsi kopi yang tinggi serta terdapat kebutuhan besar kopi dari Indonesia yang dapat diserap industri di Prancis Selatan. (POL/DC)

 

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: komoditas kopi
Berita sebelumnya

Puting Beling Hantam Asahan, Sejumlah Bangunan Rusak

Berita selanjutnya

8 Orang Tewas Akibat Bom Mobil di Ibukota Somalia

TERBARU

Safari Ramadan di Masjid Al-Ikhlas Medan Timur, Rico Waas Dorong Pengaktifan Poskamling di Seluruh Lingkungan Kota

Sabtu, 7 Maret 2026

Safari Ramadhan di Panai Tengah, Bupati Serahkan 12 Unit AC, 50 Paket Sembako BAZNAS dan 50 Paket Pribadi

Sabtu, 7 Maret 2026

CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Idulfitri

Sabtu, 7 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd