Tapsel, POL | Wakil Bupati Tapsel, Jafar Syahbuddin Ritonga, menyampaikan terima kasih pada pendukungya masyarakat Kecamatan Arse, khususnya para anggota BKMT, karena telah memberikan dukungan dan memilih pasangan BAGUSI pada Pilkada lalu.
“Saya ingat saat pengajian akbar BKMT Arse di masa Pilkada lalu. Saat itu saya hadir bersama Pak Syahrul. Beliau melarang saya menyampaikan sambutan, dengan maksud mulia agar pengajian ini tidak dipolitisasi,” ungkap Jafar saat menghadiri Pengajian akbar sekaligus memperingati 1 Muharran 1447 H di Kecamatan Arse Kabupaten Tapsel, Rabu (27/7/2025).
Kini setelah menjabat sebagai Wakil Bupati, Jafar mengaku semakin memahami makna dari larangan tersebut. Menurutnya, Syahrul Pasaribu ingin menjaga kemurnian wadah pengajian ibu-ibu tersebut dari unsur politis.
“Ini sesuai dengan tujuan mulia dibentuknya BKMT Arse. Para anggotanya, meskipun tidak didatangi satu per satu, ternyata sudah cerdas dan mampu membaca tanda-tanda zaman. Terima kasih karena telah memilih pasangan nomor satu dalam Pilkada kemarin,” katanya.
Jafar menegaskan bahwa kepemimpinan dirinya bersama Bupati Gus Irawan didasari niat tulus untuk mewujudkan Tapsel yang kembali bangkit, menjadi daerah maju dan berdaya saing, meski di tengah keterbatasan ruang fiskal atau keuangan.
Kepada masyarakat Kecamatan Arse, pemilik Pesantren Darul Mursyid ini memohon dukungan penuh agar terus menyertai kepemimpinan Gus Irawan dan dirinya dalam membangun Tapanuli Selatan.
Sementara mantan Bupati Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu yang juga turut menghadiri pengajian akbar tersebut mengatakan,Meski telah lebih dari empat tahun mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati, kehadiran pendiri Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Tapsel ini tetap disambut meriah oleh hampir seribuan jamaah pengajian akbar.
Seperti biasanya dalam setiap kehadirannya di pengajian akbar BKMT Arse, Syahrul tak lupa menunaikan kewajiban membayar iuran Koperasi Wanita Mawaddah Amaliah Akbar BKMT Arse. Sebagai anggota kehormatan, dalam kesempatan kali ini ia menyetorkan iuran sebesar Rp1.150.000.
Pengajian akbar dan peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tapsel, Jafar Syahbuddin Ritonga, serta Camat Arse, Partahian Ritonga. Tampak pula para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Syahrul menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kecamatan Arse, khususnya 564 anggota Koperasi BKMT, atas upaya mereka dalam mengembangkan koperasi hingga kini memiliki dana kas lebih dari setengah miliar rupiah.
Syahrul juga mengingatkan bahwa meski masyarakat sempat terkotak-kotak akibat perbedaan pilihan politik di Pilkada akhir 2024 lalu, saat ini semua pihak harus bersatu di bawah kepemimpinan Bupati Gus Irawan Pasaribu dan Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga. Menurutnya, mereka adalah pemimpin bagi seluruh rakyat Tapsel.
Terkait BKMT Tapsel, politisi senior Partai Golkar Sumatera Utara ini menjelaskan bahwa organisasi tersebut didirikannya sekitar tahun 2011, pada tahun kedua ia menjabat sebagai bupati. Seiring waktu, BKMT sebagai wadah ibu-ibu pengajian wirid yasin telah terbentuk di seluruh kecamatan.
“Laporan terakhir yang saya terima, BKMT Tapsel kini memiliki sekitar 27 ribu anggota. Tetaplah kompak, bersatu, dan rutin mengadakan pengajian bulanan di tingkat kecamatan maupun pertemuan tingkat kabupaten,” imbuhnya.
Syahrul turut memuji BKMT Arse atas inovasi mereka membentuk Koperasi Wanita Mawaddah Amaliah Akbar. Iuran wajib yang dihimpun setiap pengajian digunakan sebagai dana pinjaman bergulir untuk modal usaha para anggotanya.
“Alhamdulillah, sejak awal saya sudah diikutsertakan sebagai anggota kehormatan koperasi ini. Maka hari ini saya menyetor iuran wajib anggota,” ujar Syahrul Pasaribu, yang telah dinobatkan masyarakat sebagai Bapak Pembangunan Tapanuli Selatan.
Di akhir sambutannya, sebagaimana kebiasaan yang selalu ia lakukan dalam setiap pengajian BKMT, Syahrul mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk bersama-sama melantunkan Shalawat Badar.
Kegiatan pengajian akbar dan peringatan Tahun Baru Islam yang diselenggarakan oleh BKMT Arse ini diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Arman Lubis, yang membahas pentingnya menjaga serta memelihara persaudaraan atau ukhuwah Islamiah. (Np.02)
