• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 16 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama di Asahan Tolak People Power

Editor: Suganda
Senin, 20 Mei 2019
Kanal: Daerah

Editor:Suganda

Senin, 20 Mei 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Asahan, POL | Gerakan People Power yang dikemukakan oleh para pendukung pasangan calon Presiden Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, mendapat tanggapan dari sejumlah elemen masyarakat di Indonesia.

Di Kabupaten Asahan pada khususnya dan  Sumatera Utara pada mumnya,gerakan people power ditolak oleh sebahagian besar elemen masyarakat dan para pemuka agama.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Asahan, H. Humaidy Syamsuri Pane, menghimbau masyarakat tidak ikut serta dalam menyebar ujaran kebencian, hoax, terlebih tindakan tindakan anarkis yang dapat menimbulkan kegaduhan di Negara Republik Indonesia.

Jika ada yang mau menyampaikan sesuatu hal,silahkan saja melalui jalur yang konstitusional dan tentunya harus sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku. Jangan berbuat anarkis, karena hal tersebut yang di inginkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dengan tujuan untuk memecah belah kesatuan bangsa. Mari sama-sama bergandengan tangan dalam satu persepsi agar Negara Republik Indonesia tetap aman, damai dan sejahtera, kata Humaidy Pane.

“Kalau air menjadi batu, tentu buaya dan ular mati tak makan, kalau kita semua komponen mau bersatu, apapun masalah dapat kita selesaikan”,ujar Humaidy berpantun.

Hal serupa juga di sampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan, H. Salman Abdullah Tanjung, M.A. Salman mengatakan agar masyarakat tidak mudah terpancing ataupun menyebarkan isu SARA, tidak melakukan makar dan tindakan-tindakan inskonstitusional.

“Kita harus saling menjaga ucapan dan tindakan terhadap sesama dalam kehidupan bermasyarakat. Mari jalin kesatuan dan persatuan demi terjaga nya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai,” pesan Salman.

Dari kalangan  tokoh agama Kabupaten Asahan, para tokoh pemuda juga menolak gerakan people power ini. Hal ini ditegaskan oleh Ketua DPD IPK Kabupaten Asahan, H. Abdul Halim, S.Ag dan Ketua MPC PP Kabupaten Asahan, DR. Donal Panjaitan. Kedua nya menyerukan kepada masyarakat agar menolak gerakan people power, karena hal tersebut dikategorikan sebagai perbuatan makar. (POL/res)

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: people power
Berita sebelumnya

Hadiri Perayaan Waisak, Gubsu Ajak Umat Budha Introspeksi Diri

Berita selanjutnya

Gubernur Yakin Sumut Bermartabat SegeraTerwujud

TERBARU

Wakil Bupati H. Jamri Hadiri Wisuda Sarjana UNISLA Labuhanbatu Angkatan XIX Tahun 2026

Minggu, 15 Februari 2026

Komitmen Polres Simalungun Wujudkan Generasi Emas: Launching SPPG Kedua untuk 2.148 Siswa

Sabtu, 14 Februari 2026

Hari Ini Dibuka: PalmCo Sediakan 1.000 Lebih Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026, Utamakan Kelompok Rentan

Jumat, 13 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd