Temu Pers 1 Tahun Pemerintahan Effendi Murphy

Toba, POL | Temu pers pemerintahan Effendi Napitupulu Audi Murphy Sitorus bertempat di Lantai 4 kantor Bupati Toba, pada Selasa, (17/3/2026).

Temu pers yang dihadiri sejumlah pimpinan OPD bertempat di lantai 4 kantor Bupati Toba dipimpin Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus dan didampingi Sekda Paber Napitupulu dan Kadis Kominfo Sesmon Butarbutar.

Menurut Wakil Bupati, pak Bupati tidak bisa hadir karena sedang mendampingi Konsulat Jepang Ke Parsoburan untuk penyerahan Ambulance bantuan dari pemerintah Jepang ke klinik Santa Maria Parsoburan.

“Bapak Bupati sedang mendampingi Konsulat Jepang menyerahkan bantuan Ambulance dari pemerintah Jepang ke klinik Santa Maria Parsoburan sehingga tidak bisa hadir dalam Temu Pers ini,” sebut Wakil Bupati.

Temu pers merupakan kolaborasi antara pemerintah Kabupaten Toba dengan insan pers untuk membangun Kabupaten ini lebih maju ke depan kata Wakil Bupati pada saat memberikan sambutan dan paparan tentang keberhasilan pemkab Toba setelah dilantik pada 20 Pebruari 2025.

Temu pers ini sebagai sarana berbagi informasi antara pemerintah dengan insan pers, apa yang telah dicapai pemerintah untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui media bapak ibu. Dan banyak hal yang tidak dapat kami ketahui kondisi masyarakat kita karena keterbatasan waktu dan personil sehingga melalui berita media bapak ibu, informasi tersebut sampai kepada kami sebutnya.

Menurut Wakil Bupati, HUT Toba ke – 27 merupakan HUT paling meriah sepanjang perayaan HUT, mulai HUT pertama saya terus mengikuti, tapi HUT kali ini yang paling meriah karena dirangkai dengan berbagai macam kegiatan dan lomba sebutnya.

Dalam tayangan yang ditampilkan di layar monitor terkait keberhasilan yang dicapai pemkab. Toba selama 1 tahun, sangat diapresiasi, sejumlah keberhasilan di bidang pembangunan, pendidikan, kesehatan. Pembangunan infrastruktur jalan yang mulus dan penataan pasar agar tidak berjualan di trotoar jalan, pemberian beasiswa kepada pelajar berprestasi, pelayanan kesehatan yang baik dan pembangunan Lab. kesehatan.

Kurangnya pengawasan dari OPD terkait tentang pembangunan sarana fisik menjadi sorotan sejumlah media, untuk hal tersebut Wakil Bupati menekankan kepada Kadis PUTR Toba agar meningkatkan pengawasan .

Bidang pariwisata sangat disoroti karena banyak objek wisata yang dibangun sepanjang pantai danau Toba terlantar, kurang penataan dan perawatan.

Bidang pertanian juga menjadi sorotan karena langkahnya pupuk Subsidi dan harga pupuk subsidi jauh melampaui harga HET.

Terlambatnya penyaluran pupuk karena terjadi bencana di Aceh kata Kadis Pertanian, kios kios yang menjual pupuk subsidi di atas HET sudah ditegur kata Ibu Lena Pardede selaku Kadis Pertanian Toba.

Kurang disiplinnya aparat pemerintah juga menjadi sorotan, banyak aparat pemerintah lalu lalang di jalan pada jam kantor dan minimnya aparat pemerintah Desa yang berkantor setiap hari.

Terkait aparat pemerintah Desa yang kurang disiplin, Melati Silalahi selaku Kadis PMDPPA Toba mengatakan, sudah mengirimkan surat edaran, jam berapa masuk kantor, jam istirahat dan jam pulang kantor setiap hari kerja. Ada Perbup pemotongan gaji perangkat desa kalau tidak masuk kantor sebut Melati Silalahi. (Sogar)

Berikan Komentar:
Exit mobile version