• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 9 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Sandang Status Geopark, Tapi Pencemaran Marak di Danau Toba

Editor: editor
Senin, 27 Juli 2020
Kanal: Daerah

Editor:editor

Senin, 27 Juli 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Masyarakat sekitar Kawasan Danau Toba (KDT) bingung dengan komitmen pemerintah tentang pelestarian KDT. Meski Geopark Kaldera Toba sudah menjadi UNESCO Global Geopark, namun pencemaran di KDT tetap dibiarkan. Salah satunya yang dihasilkan dari kerambah-kerambah ikan, baik milik perusahaan maupun milik masyarakat.

Hal itu disampaikan sejumlah komunitas yang ada KDT saat dengar pendapat dengan Komisi B bersama PT Regal Spring Indonesia (RSI) dan PT Suri Tani, di gedung DPRD Sumatra Utara (Sumut), Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin ( 27/7/2020)

“Kami sebagai masyarakat bingung, katanya geopark tapi kenapa pencemaran tetap terjadi. Ini pemerintah sebenarnya mau diapain Danau Toba,” tanya Mekar Sinurat dari Forum Komunikasi Masyarakat KDT.

Hal sama juga disampaikan Irwandi Sirait mewakili masyarakat Ajibata. Menurut Irwandi, pemerintah tidak punya nyali menertibkan perusahaan yang merusak Danau Toba. Dia mencontohkan kehadiran dua perusahaan yang hingga kini beroperasi. “Semua orang di Danau Toba ini menjerit, karena airnya tercemar tapi tak ada tanggapan.

Sebelumnya Community Affairs Senior Manager PT RSI Dian Octavia mengatakan pihaknya konsisten menjaga air Danau Toba. ia mengatakan, di bisnis ikan air tawar kebersihan air adalah darah. “Jadi kami tak mungkin mencemari air danau karena itu darah bisnis kami,” katanya.(MB)

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Geopark Kaldera TobaKawasan Danau TobaKDTKomitmen PemerintahPelestarianPencemaranRapat Dengar PendapatRDPUNESCO
Berita sebelumnya

Sungai Lau Tuntungan Meluap, 9 Orang Hanyut, 1 Hilang

Berita selanjutnya

Akal Bulus, Bini Tak Kunjung Hamil, Anak Tiri pun Dikawini

TERBARU

Terkait Bantuan Huntap Bencana, DPRD Sumut Surati Bupati Tapteng Soal Oknum Plt Camat Barus Sebut Ada ASN Catut Nama Dewan

Sabtu, 7 Februari 2026

Ketua DPRD Medan Ucapkan Selamat HPN 2026, Pers Sehat Fondasi Bangsa Kuat

Sabtu, 7 Februari 2026

Anggota DPD RI Muhammad Nuh Bersilaturahmi ke Pesantren Al Manar Jambi

Sabtu, 7 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd