• Redaksi
  • Hubungi Kami
Sabtu, 11 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Ribuan Perangkat Desa di Asahan Menjerit, THR-Gaji 2 Bulan tak Cair

Editor: Suganda
Sabtu, 22 Maret 2025
Kanal: Daerah

Editor:Suganda

Sabtu, 22 Maret 2025
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Asahan, POL | Sebanyak 2.500 perangkat desa di Kabupaten Asahan, belum menerima gaji akibat penghasilan tetap (siltap) yang bersumber dari anggaran dana desa (ADD) belum direalisasikan.

Tunjangan Hari Raya (THR) untuk perangkat desa juga nampaknya belum jelas akan dibayarkan. Para perangkat desa kini resah lantaran tidak ada uang memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.

“Kurang lebih 2.500 perangkat desa se-Asahan sekarang ini mengeluh karena Siltap yang dari ADD hanya bulan Januari saja yang cair, padahal ini sudah bulan Maret,” ujarnya Ilham salah satu perangkat desa di Kecamatan Rawang Panca Arga, Jumat (21/3/2025).

Menurut Ilham, pihaknya sudah mempertanyakan hal ini ke Pemkab Asahan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Alasan yang didapat adalah keuangan daerah masih kosong.

“Kami berharap kondisi ini menjadi perhatian bagi Pemkab Asahan. Perangkat desa ini punya keluarga dan kebutuhan yang harus dipenuhi apalagi menjelang Lebaran seperti ini,” ucapnya.

Mereka berharap kondisi ini bisa menjadi pertimbangan Pemkab Asahan agar tidak menunda realisasi penghasilan tetap dari ADD agar mereka bisa berlebaran dengan tenang.

Sebagai informasi, dana Siltap yang harus dicairkan untuk satu desa di Asahan berkisar antara Rp35 juta sampai Rp40 juta, besarnya tergantung dari jumlah dusun. Artinya jika ada 177 desa di daerah itu, maka Pemkab Asahan harus mengeluarkan uang antara Rp6 miliar hingga Rp7 miliar. (MS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Bupati Toba akan Berkantor di Desa Sekali dalam Seminggu

Berita selanjutnya

Tok! Eks Bupati Samosir Mangindar Simbolon Tetap Hukum 6 Tahun Penjara

TERBARU

Polsek Bangun Gunung Malela Bantah Tuduhan Human Trafficking di King Spa

Jumat, 10 April 2026

Era Disrupsi Teknologi Sutarto Minta Mahasiswa Berkontribusi Pembangunan Daerah

Jumat, 10 April 2026

Pemprov Sumut Perkuat Ekonomi Perempuan Terdampak Bencana melalui Pelatihan Kewirausahaan

Jumat, 10 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd