Toba, POL | Proyek Lapen tahun 2025 yang bersumber dari APBD Kabupaten Toba melalui Dinas PUTR Kabupaten Toba diduga dikerjakan asal jadi.
Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp. 200.000.000, berada di Desa Lumban Binanga Kecamatan Uluan Kabupaten Toba diduga kurang pengawasan sehingga menyimpang dari spesifikasi yang ditentukan.
Masyarakat di sana merasa kecewa melihat kondisi proyek karena hasilnya kurang maksimal, apalagi rata rata proyek Lapen di daerah ini tidak tidak tahan lama. Kadang masih seumur jagung sudah mulai rusak sebut warga yang tidak mau disebut namanya.
“Seperti menghambur-haburkan uang saja pemerintah ini, kadang-kadang belum ada seumur jagung sudah mengalami kerusakan,” sebut warga tersebut.
Salah seorang rekanan yang enggan ditulis namanya mengatakan, rata rata proyek Lapen di Toba tidak sesuai spesifikasi, mulai material batu yang tidak bersih, kurang gilas dan pemakaian aspal yang sangat irit sebutnya.
Gumianto Simangunsong selaku kepala Dinas PUTR Kabupaten Toba ketika dikonfirmasi melalui aplikasi whatsapp tidak berhasil.
Dari pantauan media ini di lapangan pada, Jumat (23/1-2026) terlihat badan jalan sudah ditumbuhi semak semak. (Sogar)
