Toba, POL | Guna memperlancar pembuangan air dari lokasi pemukiman warga, masyarakat Desa Siregar Aeknalas Dusun I Huta Bolon Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba membangun saluran drainase.
Pembangunan drainase yang bersumber dari Dana Desa tahun 2020 mulai dilaksanakan di Desa Siregar Aeknalas Kecamatan Uluan Kabupaten Toba ini ditandai dengan kegiatan Trial Go di Dusun I Huta Bolon, Jumat (7/8/2020).
Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan drainase dusun I Huta Bolon Desa Siregar Aeknalas ,Kecamatan Uluan Kabupaten Toba dihadiri unsur Pemerintah Desa,BPD .TPK, para tukang, pejerja, pendamping Desa,PLD, Babinsa,pihak Kecamatan dan sejumlah warga dan tokoh masyarakat.
Camat Uluan , Henry Butarbutar mengatakan ini adalah kegiatan yang ke 6 peletakan batu pertama pembangunan yang bersumber dari Dana Desa tahun 2020 di Kec.Uluan Kabupaten Toba. Dan kami berharap kegiatan pembangunan ini dilaksanakan dengan baik , semua elemen masyarakat harus turut aktif dalam pelaksanaan pembangunan ini sebutnya.
Ia mengimbau warga agar selalu bergotong royong dalam membangun desa dan menggunakan dana desa dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasanakan. L
“Laksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya, jangan berikan ruang atau celah sehingga menjadi temuan,” terangnya.
Henry Butarbutar menambahkan, Siregar Aeknalas merupakan salah satu tujuan wisata di Kabupaten Toba dengan panorama pantai yang begitu indah harus dijaga kebersihannya, sehingga para wisatawan akan datang berulang kali. Begitu juga keramahtamahan warga setempat harus dijaga.
Kepala Desa Siregar Aeknalas, Ependi Siregar dalam sambutannya, mengajak seluruh elemen masyarakat agar selalu bergandengan tangan untuk mendukung perogram pemerintah desa. “Tanpa dukungan dan kerja sama yang baik antara pemerintah dengan masyarakat, program pemerintah desa tidak akan berhasil,” sebutnya.
Kepala Desa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pengawasan, kalau ada kekurangan dalam pekerjaan proyek ini dapat disampaikan kepada kita , tampa keteribatan kita semua, proyek ini tidak akan berhasil sebutnya.
Pandapotan Huta Gaol dari Pendamping Desa bidang teknik, kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) mengatakan agar laporan kegiatannya dibuat dengan baik, catat seluruh kegiatan setiap hari, dan setiap pagi dibuat daftar hadir pekerja, pekerjaan dimulai jam 8.00.wib,setiap hari Sabtu,pekerja harus gajian terangnya.
Pembangunan drainase ini 55 M dengan pagu Rp.61.413.100 bersumber dari anggaran Dana Desa Siregar Aeknalad tahun 2020.
Proyek Dana Desa merupakan Padat Karya Tunai , dapat menyerap banyak tenaga kerja, sehingga proyek Dana Desa dapat meningkatkan ekonomi masyarakat desa karena bersifat swakelola,sehingga dana desa tersebut berputar di desa. (POL/Tb.3)
