• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 6 Mei 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Persentase Target PAD Pasar di Kabupaten Toba Tahun 2024 Menurun dari Tahun 2023

Editor: Editor
Kamis, 13 Februari 2025
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Kamis, 13 Februari 2025
Ricky Hutabarat. ST. M. Si, Plh. Kabur Pasar Dinas Koperasi Usaha Kecil, Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kab. Toba. (IST)

Ricky Hutabarat. ST. M. Si, Plh. Kabur Pasar Dinas Koperasi Usaha Kecil, Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kab. Toba. (IST)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Toba, POL | Sebagai salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Toba berhasil mengumpulkan Rp 1.724.808.080 PAD untuk tahun 2024. Angka realisasi ini mencapai hingga 81,08 % dari target sebesar Rp 2.127.370.672.

Hal ini disampaikan oleh Ricky Hutabarat ST, M.Si, Plh. Kabid Pasar di Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Toba pada Kamis (13/2/2025).

Berdasarkan capaian yang terealisasi, angka tersebut turun dari tahun 2023 yang mencapai target hingga 98,5%. Pada tahun itu target PAD sebesar Rp 1.618.585.000 dan yang terealisasi sebesar Rp 1.595.082.865.

“Kenaikan target di tahun 2024 dikarenakan terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah yang menaikkan target PAD tahun 2024,” kata Ricky Hutabarat.

Di tahun 2025, target PAD turun diangka Rp 2.020.748.672. Menurunnya target tersebut karena sebagian pedagang tidak bersedia menempati lapak dan membayar retribusi karena menurut mereka tidak layak untuk digunakan. “Itu faktor yang menyebabkan target PAD kita turun dari tahun 2024,” lanjutnya.

Adapun PAD yang dihasilkan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Toba bersumber dari hasil retribusi kekayaan daerah yaitu sewa tanah milik Pemerintah Kabupaten Toba, retribusi pelayanan pasar terdiri dari sewa kios dan petak di dalam pasar dan karcis untuk pedagang kaki lima di dalam pasar serta karcis untuk pedagang pasar tumpah. (Sogar)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: 2024 MenurunKabupaten TobaPersentase Target PAD PasarTahun 2023
Berita sebelumnya

Hadiri Capping Day Akbid Langkat, Pj. Bupati Faisal Hasrimy: Layani Masyarakat dengan Senyuman

Berita selanjutnya

Korupsi, Eks Sekretaris Dinkes Sumut Dituntut 9 Tahun Bui

TERBARU

Rico Waas Tekankan Optimalisasi Aset BUMD, Dorong Transparansi dan Sinergi Investasi

Selasa, 5 Mei 2026

Pagi Sore Hadir di Medan Bawa Warna Baru Kuliner, Rico Waas Ungkap Medan Kota Paling Ketat Soal Rasa

Selasa, 5 Mei 2026

Di Sumut Bayar PKB Kini Lebih Mudah, Tak Perlu KTP Pemilik Lama

Senin, 4 Mei 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd