Perduli, Pemuda Pancasila Samosir Sambangi Panti Asuhan Sitinoraiti
Samosir, perjuanganonline | Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Samosir melakukan kegiatan sosial ke panti asuhan Sitinoraiti yang di Kelurahan Pintu Sona Pangururan, Kamis (11/10/2018).
Hal ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama di lingkungan Samosir. Adapun sumber dana bakti sosial ini bersumber dari sumbangan anggota militansi PP dan donatur.
“Kegiatan yang dilangsungkan hari ini, berupa pemberian donasi yang telah terkumpul oleh panitia. Pengumpulan yang telah dimulai dari sebulan yang lalu. Donasi yang terkumpul cukup baik dari masyarakat yang turut serta menyumbang,” kata Ketua Panitia Bakti Sosial MPC PP Kabupaten Samosir, Anju Simbolon, SH.
Sumbangan yang diberikan, lanjutnya, berupa beras, minyak, gula dan jajanan serta sejumlah uang. “Semoga ini dapat memberikan kecerian bagi adik-adik di panti asuhan,” ungkap Anju Simbolon.
Dalam kegiatan ini PP Kabupaten Samosir juga melakukan ngopi bersama dengan penghuni panti asuhan. Anju Simbolon. SH juga berharap agar kegaiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan.
Ia mengatakan hal ini juga bentuk kepedulian sesama dan menumbuhkan rasa peduli bagi Pemuda kepada mereka yang membutuhkan bantuan. “Saya berterimakasih pada semua pengurus dan yang sudah membantu dalam kegiatan bakti ini terutama seluruh pendonasi serta pengurus panti asuhan,” katanya.
Tidak cuma itu ia berharap dengan kunjungan ini dan seluruh kegiatan yang telah dilakukan, dapat memberikan motifasi dan semangat bagi adik-adik yang ada.
Sementara itu, Ganda Nokber Naingolan mengatakan selaku pengelola Panti Asuhan Sitinoraiti di Kabupaten Samosir mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan sumbangan para Pemuda Pancasila Samosir.
“Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan para Pemuda Pancasila Kabupaten Samosir bisa mengamalkan Pancasila,” katanya.
Ia mengatakan bahwa panti asuhan yang dia kelola sudah berdiri sejak tahun 2007. Dan sudah ada sembilan orang yang dilepaskan karena sudah di sekolahkan serta mempunyai skill untuk bersaing di dunia luar.
“Sekarang kita mempunyai anak didik berjumlah 4 orang diantaranya: Angeligue Kalahatu (asal Ambon), Leni garf Zebua (asal Nias), Risnam Simbolon (asal Samosir) dan Gabe Tua (asal Samosir),” katanya.
Lanjutnya, kita juga menerima dengan senang hati bila ada warga anak anak yang di telantarkan, “Agar dibawa ke panti asuhan untuk kita didik dan sekolahkan,” ucap Ganda Nainggolan sembari terseyum riang.
Dalam kegiatan ini, tampak kecerian anak-anak panti saat disambangi Pemuda Pancasila. Pertemuan ini berakhir sekitar pukul 15.30 WIB sebelum setelah ngopi bersama dan berfoto bersama.(Smr-2).
