Kisaran, POL| Pembentukan Panitia Pembangunan Sekolah SD Negeri 014686 Sidomulyo, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan dipertanyakan. Pasalnya sejumlah pengurus Komite di sekolah tersebut yang dikonfirmasi terkait proses musyawarah pembentukan Panitia Pembangunan Sekolah yang dilaksanakan secara swakelola itu mengaku tidak mengetahui.
Sempurna Bangun Humas Komite SD Negeri 014686 Sidomulyo kepada Perjuangan Baru menyampaikan tidak tahu menahu soal proses pembentukan Panitia Pembangunan di sekolah itu yang saat ini mendapat kucuran dana DAK (Dana Alokasi Khusus) Tahun 2020 sebanyak 2 kegiatan yaitu pembangunan ruang guru beserta perabotnya sebesar Rp 160 juta dan pembangunan ruang UKS beserta perabotnya sebesar Rp68 juta.
Padahal, kata Bangun, kegiatan pembangunan tersebut dilaksanakan pihak sekolah setelah kepengurusan Komite yang baru terbentuk. Tetapi faktanya tidak ada satu orang pun anggota Komite SD Negeri 014686 Sidomulyo yang baru dibentuk itu dilibatkan pihak Sekolah dalam Panitia Pembangunan Sekolah. Jangankan dilibatkan dalam kepanitian, untuk musyawarah pembentukannya saja pengurus Komite tidak ada yang tahu, ujar Sempurna Bangun.
Hal senada diakui Ketua Komite SD Negeri 014686 Sidomulyo Dimas Pribadi yang dihubungi via seluler, Senin (31/08/2020) kemarin. Dirinya selaku Ketua Komite juga mengaku tidak tahu menahu mengenai proses pembentukan Panitia Pembangunan di sekolah itu karena pembentukannya dilakukan sebelum masa kepemimpinannya sebagai Ketua Komite.
Pembentukan Panitianya saya memang tidak tahu karena sudah dilakukan sebelum saya diangkat menjadi Ketua Komite, terang Dimas sembari menjelaskan bahwa dirinya diangkat menjadi Ketua Komite pada bulan Juli 2020 dan menyarankan agar persoalan pembentukan Panitia dimaksud ditanyakan langsung kepihak sekolah.
Sementara Kepala Sekolah SD Negeri 014686 Sidomulyo Supiyan, SPd yang dikonfirmasi perjuangan baru, Selasa (01/09/2020) menjelaskan bahwa pembentukan panitia pembangunan sekolah tersebut dilakukan sebelum terbentuknya kepengurusan Komite Sekolah yang baru. Dimana kepengurusan Komite yang baru terbentuk pada bulan Juli 2020. Sedangkan Panitia Pembangunan Sekolah di SD Negeri 014686 itu dibentuk pada tanggal 20 Juni 2020.
Musyawarah pembentukan panitia tersebut, kata Supiyan, dilaksanakan sudah sesuai mekanisme dan dihadiri oleh Ketua Komite yang lama yaitu Samiran serta Khairuddin selaku perwakilan dari orang tua / wali murid setempat. Panitia pembangunannya sudah terbentuk memang sebelum kepengurusan Komite yang baru dibentuk, tandasnya sembari menambahkan pekerjaan pembangunan ruang guru dan pembangunan ruang UKS di SD Negeri 014686 itu dilaksanakan secara swakelola dengan menggunakan tenaga kerja dari masyarakat desa setempat.
Secara terpisah Samiran yang ditemui Perjuangan Baru, Selasa (01/09/2020) di rumahnya menjelaskan bahwa dirinya memang ada diundang secara lisan oleh pihak sekolah untuk melakukan musyawarah pembentukan Panitia Pembangunan Sekolah sebagai perwakilan Komite Sekolah SD Negeri 014686 Sidomulyo pada bulan Juni tahun 2020.
Tetapi karena pada waktu itu Samiran yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun sedang melaksanakan tugas ke kantor camat, maka dirinya tidak hadir dalam musyawarah pembentukan panitia pembangunan sekolah dimaksud. Namun begitu, walau pun tidak hadir Samiran tetap disuruh menanda tangani daftar hadir musyawarah pembentukan panitia pembangunan tersebut oleh pihak sekolah.
Sebenarnya saya tidak hadir dalam musyawarah itu karena sedang ada pekerjaan ke kantor camat. Tetapi selesai acara oleh pihak sekolah saya tetap dipanggil untuk menanda tangani daftar hadir berita acaranya, ujar Samiran yang kemudian mengaku selama ini tidak memiliki SK sebagai Komite Sekolah.(POL/Fir)
