Galang, POL | Bunyi pepatah “hidup segan mati tak mau”, tampaknya layak diberikan kepada sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) Desa Kuala Bali Kecamatan Serbajadi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergei).
Pantauan Perjuangan, Senin (06/06/2022) tampak PAUD yang diberinama SEHATI kondisinya amat memprihatinkan. Bangunan tampak kumuh dan sepertinya tidak pernah dirawat dan sekilas sekolah PAUD tersebut sepertinya tidak difungsikan lagi.
Pasalnya, selain bangunan terlihat kumuh, berbagai fasilitas permainan seperti prosotan ayunan dan lainnya sudah berkarat, sehingga tak lagi layak digunakan karena dikhawatirkan dapat menimbulkan kecelakaan bagi anak-anak.
Mirisnya lagi, pagar sekolah PAUD SEHATI juga sudah dijadikan masyarakat untuk menjemur pakaian cucian masyarakat setempat.
Padahal, sekolah PAUD SEHATI diresmikan langsung oleh Mantan Bupati Sergei H.Soekirman pada tahun 2014.
Makanya masyarakat sangat menyesalkan tidak adanya perawatan pada PAUD tersebut sehingga dikhawstitkanakan segera tutup alias tidak berfungsi kembali.
Salah seorang masyarakat Desa Kuala Bali mengatakan, meski kondisnya tampak kumuh dan tidak terawat akan tetapi sekolah PAUD itu masih berfungsi. tetapi muridnya hanya beberapa orang dan dapat dihitung dengan jari.
Dia juga mengatakan, lokasi sekolah tidak nyaman sebab bangunannya persis di tepi jalan lintas propinsi Galang-Dolok Masihul, tepatnya di tikungan tajam, sehingga dikhawatirkan rawan kecelakaan buat anak-anak PAUD.
Di tempat terpisah, Kades Desa Kuala Bali Susi ketika dikonfirmasi Perjuangan melalui pesan WA, Senin (06/06/2022) mengatakan, ya nanti dinasehati warga ya pak, ucapnya kepada Perjuangan.
Karenanya, masyarakat Desa Kuala Bali meminta kepada Bupati Sergei H.Darma Wijaya akrab disapa Wiwik agar dapat menindaklanjuti nasib sekolah PAUD SEHATI yang terbengkalai dan tidak pernah dirawat serta berubah menjadi tempat jemuran pakaian warga. (POL/NST)







