• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 25 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Pada Pembukaan Kejuaraan Karate Piala Bupati Nikson Nababan, Satika Simamora Dukung Pembinaan Mental Sejak Dini

Editor: Editor
Sabtu, 6 Mei 2023
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Sabtu, 6 Mei 2023
Ketua Tim Penggerak PKK Taput Satika Simamora,SE,MM saat berfoto bersama dengan pembina Karate Antar Dojo se Tapanuli Raya di gedung Serba Guna Tarutung, Jumat (05/05/2023). (IST)

Ketua Tim Penggerak PKK Taput Satika Simamora,SE,MM saat berfoto bersama dengan pembina Karate Antar Dojo se Tapanuli Raya di gedung Serba Guna Tarutung, Jumat (05/05/2023). (IST)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Tarutung, POL | Kejuaraan Karate Antar Dojo se-Tapanuli Raya memperebutkan piala Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan Tahun 2023 yang dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Binhot Aritonang bertempat di Gedung Serbaguna Tarutung. Jumat (5/5/2023).

Pada acara pembukaan Kejuaraan Karate tersebut ,Satika Simamora, SE,MM sebagai pembina FORKI Tapanuli Utara menyampaikan agar para atlet karateka menerapkan sumpah karateka bukan hanya saat bertanding, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Satika, penerapan sumpah Karate dalam kehidupan sehari-hari merupakan salah satu bentuk pembinaan mental yang perlu dilakukan sejak dini.

Ada lima isi sumpah Karate, yaitu sanggup memelihara kepribadian, sanggup patuh pada kejujuran, sanggup mempertinggi prestasi,
sanggup menjaga sopan santun dan
sanggup menguasa diri.

“Anak-anak kami harus mengingat dan menerapkan kelima sumpah bukan hanya saat bertanding di lapangan, tetapi juga dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari,” sebut Satika.

Jika anak-anak kami mau mematuhi dan menerapkan dengan sungguh-sungguh kelima sumpah karateka dan menambahkan sikap kasih sayang kepada sesama serta ketekunan dalam berlatih maka hal tersebut dapat menjadi dasar atau landasan dalam meraih prestasi yang diinginkan.

“Kami juga menekankan pentingnya generasi muda Tapanuli Raya untuk menghindari penggunaan Narkotika dan menghindari seks bebas” ,ujar Satika Simamora mengingatkan.

Satika Simamora juga menyumbangkan kepada panitia dan pembinaan kepada atlet sebesar 10 juta rupiah serta membagikan minuman sehat dan cindera mata.

“Selamat bertanding untuk anak-anak kami semua, jadilah generasi muda dengan mental pejuang yang memiliki kasih dan etika”, tambah Satika Simamora.

Melahirkan Bibit Muda

Satika Simamora selaku Pembina FORKI Taput saat memberi semangat kepada para Karateka agar tetap menerapkan sumpah karateka. (IST)

Pada kesempatan sebelumnya, sambutan Bupati Taput Drs. Nikson Nababan, MSi disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Binhot Aritonang mengatakan , pembinaan olahraga, termasuk Karate harus melibatkan berbagai pihak.

“Program pembinaan olahraga harus dilakukan secara bertahap dengan sasaran generasi muda, dengan harapan dapat melahirkan atlet yang memiliki karakter, disiplin, dan prestasi yang tinggi yang dapat mengharumkan nama bangsa melalui cabang olahraga Karate. Hal ini dilakukan dengan kolaborasi dengan orang tua, pelatih, sekolah dan pemerintah,” ujar Binhot Aritonang.

Bupati Tapanuli Utara juga berharap, dengan ada nya kejuaraan ini dapat melahirkan bibit-bibit muda yang tangguh dan kelak menjadi pemuda yang bertanggungjawab di dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

“Semoga kejuaraan ini dapat berjalan dengan baik, penuh sukacita dan selamat bertanding buat para atlit karateka,” pesan Binhot melanjutkan sambutan Bupati.

Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Dedy Pane menyampaikan bahwa kejuaraan ini digelar selama 3 (tiga) hari ini memperebutkan Piala Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan dan hadiah pembinaan sebesar 100 juta Rupiah, bertujuan untuk lebih meningkatkan minat dan kecintaan generasi muda akan karate.

“Peserta yang mengikuti kejuaran ini sebanyak 615 atlet, yang berasal dari 37 dojo yang ada di 11 kabupaten kawasan Tapanuli Raya hingga Nias, antara lain, Kabupaten Tapanuli Utara, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli selatan, Padang Sidempuan, Mandailing Natal, Nias Utara, dan Gunung sitoli,” ucap Dedi Pane. (POL/BIN)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kejuaraan KaratePada mPembinaanPiala BupatiSatikaSejak Dini
Berita sebelumnya

Perpustakaan Dairi Diresmikan, Ijeck Harap Kabupaten/Kota Lainnya Menyusul

Berita selanjutnya

Musa Rajekshah Kunjungi Pojok Baca Taman Kota Kabanjahe

TERBARU

Menteri Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait mengunjungi penerima bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Kabupateb Toba. (IST)

Kabupaten Toba Menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Dari Kementerian Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman

Rabu, 25 Maret 2026

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40%, Periksa Ketat Kelayakan Pelampung di Pelabuhan Atsari

Selasa, 24 Maret 2026

Bupati Simalungun Dampingi Kapoldasu Ikuti Kegiatan Anev Sitkamtibmas dan Monitoring Pelayanan Idul Fitri 1447 H

Selasa, 24 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd