• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 17 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Memilukan! Lulus SNPMB, Pelajar di Lumban Manurung Bunuh Diri karena Ekonomi

Editor: Suganda
Sabtu, 22 Maret 2025
Kanal: Daerah

Editor:Suganda

Sabtu, 22 Maret 2025
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Toba, POL | Tragedi memilukan menimpa satu keluarga di Kabupaten Toba. Pelajar berinisial KS, yang baru saja lulus Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) di Manado, memilih bunuh diri setelah impian kuliahnya harus pupus karena tak mendapatkan restu dari orang tuanya.

Mengutip laman media online Mistar, pelajar berusia 19 tahun asal Desa Lumban Manurung, Kecamatan Porsea ditemukan tewas, Jumat (21/3/2025), setelah diduga mengakhiri hidupnya dengan cara menceburkan diri ke sungai di Desa Bius Barat, Kecamatan Parmaksian.

Menurut Kapolsek Porsea, AKP Daniel Aritonang, penolakan orang tua terhadap rencana melanjutkan pendidikan tinggi tersebut didasari oleh keterbatasan ekonomi. Mengetahui itu, korban frustasi, dan duduk di pinggir sungai yang memiliki kedalaman 3 meter, Rabu (19/3/2025).

Melihat itu, ayah korban sempat membujuknya dengan berbagai upaya untuk segera pulang, tetapi korban tidak merespons.

“Sebelumnya, kedua orang tuanya sempat membujuk korban untuk segera pulang sambil mengatakan kondisi ekonomi mereka yang tidak mampu untuk biaya kuliah, namun korban enggan pulang,” kata Kapolsek.

Beberapa saat kemudian, ayah korban pergi membeli token listrik. Namun, ketika ayahnya kembali, KS sudah tidak ada di tempat. Ayahnya pun kemudian memberitahukan kepada warga untuk segera melakukan pencarian.

Setelah mencari beberapa hari, mayat KS baru ditemukan mengambang usai membuka bendungan sungai.

Kisah ini menjadi pengingat betapa pentingnya dialog dan pemahaman antara orang tua dan anak, khususnya dalam menapaki masa depan yang penuh harapan. (MS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Tok! Eks Bupati Samosir Mangindar Simbolon Tetap Hukum 6 Tahun Penjara

Berita selanjutnya

Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri RUPS PT. Bank Sumut Tahun Buku 2024 

TERBARU

Buka Puasa Bersama Insan Media dan Ormas, Rico Waas Ajak Perkuat Persatuan dan Soliditas Kota Medan

Senin, 16 Maret 2026

Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita Membuka Ruang Saran dan Masukan Maupun Aspirasi Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026

Rico Waas Hadiri Silaturahmi Menko Polkam, Bahas Kondisi Sosial Sumut

Minggu, 15 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd