Samosir, POL | Bertempat di Hotel JTS Parbaba Desa Siopat Sosor Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, Kementerian PUPR RI menggelar pelatihan bagi operator alat selama sepekan lebih.
Pelatihan ini dibuka langsung oleh Direktur Bina Kompetensi Dan Produktivitas Konstruksi Kementerian PUPR, Ober Gultom bersama Kadis PUPR Kabupaten Samosir, Pantas Samosir, Selasa (26/11/2019).
Dan turut dihadir Kabid Bina Marga Dan Jasa Konstruksi Prov. Sumatera Utara, Kabid Peralatan dan Perbekalan dari empat kabupaten kawasan Danau Toba.
Peserta pada acara ini berasal dari empat kabupaten di kawasan Danau Toba. Yakni Kabupaten Tanah Karo mengirimkan 2 orang peserta, Humbang Hasundutan 6 peserta, Toba Samosir 3 peserta dan Kabupaten Samosir selaku tuan rumah mengirimkan 13 peserta.
Danau Toba sebagai salah satu kawasan straregis parawisata unggulan sehingga Kementerian PUPR menganggap perlu melaksanakan pelatihan bagi pelaku pembangunan yang dalam hal ini bagi operator operator alat berat,” kata Ober Gultom saat pembukaan acara.
Pada pelatihan ini, lanjutnya, peserta akan mengikuti dua bentuk pelatihan yakni pertama berupa materi selama dua hari dan pelatihan berupa praktek langsung di lapangan dengan menggunakan alat berat.
Pelatihan praktek langsung nantinya para peserta akan diperkenalkan sejumlah alat berat Excavator, buldozer, Wheel loader, dan sejumlah alat berat lainnya.
“Peserta akan dilatih untuk mengoperasikan sejumlah alat berat hingga bisa,” pungkasnya.
Sementara itu, Kadis PUPR Kabupaten Samosir, Pantas Samosir mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang mengadakan pelatihan bagi operator alat berat.
Pihaknya berharap agar para peserta serius mengikuti pelatihan ini demi peningkatan kemampuan mengoperasikan alat berat.
Acara yang menghadirkan sejumlah narasumber dan instruktur dari Kementerian PUPR ini, nantinya para peserta akan diberikan dua sertifikat bagi yang lulus ujian yakni sertifikat pelatihan dan sertifikat Kompetensi.(POL/SBS).
