Sergai, POL | Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-55, Pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menyelenggarakan acara di lapangan apel Komplek Kantor Bupati, Kamis (28/11/2019).
Dalam peringatan HKN ini juga diadakan lomba senam peregangan dan pelayanan kesehatan (Posbindu PTM, penyuluhan kesehatan) dan pijat refleksi.
Turut hadir, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Ketua DPRD dr. M. Riski Ramadhan, S.H, Sekdakab H. M. Faisal Hasrimy A.P., M.A.P., para kepala OPD, Camat se-Kabupaten Sergai, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sergai serta para tenaga kesehatan se-Sergai.
Membawa tema “Generasi Sehat Indonesia Unggul”, Wakil Bupati Sergai Darma Wijaya, membacakan sambutan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putrant mengatakan ada dua isu kesehatan utama yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo untuk segera diselesaikan, yaitu Stunting dan “Jaminan Kesehatan Nasional.” Hal ini menjadi penting karena fokus arah pembangunan adalah membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.
“Selain itu ada dua isu kesehatan lainnya yang juga harus diatasi yaitu tingginya harga obat dan alat kesehatan serta masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri, hal tersebut akan menjadi fokus perhatian kita bersama untuk dapat segera diupayakan solusinya,” sebut Wabup seperti yang termuat dalam sambutan Menkes.
Terawan juga menyampaikan pada lima tahun Kabinet Indonesia Kerja 2015-2019, pembangunan kesehatan telah memperjuangkan tiga pilar yaitu “paradigma sehat”, “penguatan akses pelayanan kesehatan” dan “penyediaan biaya Jaminan Kesehatan Nasional” yang mengusung kegiatan promotif dan preventif, melalui beberapa program unggulan bidang kesehatan, seperti Germas atau “Gerakan Masyarakat Hidup SEHAT”, PIS-PK atau “Program Indonesa Sehat dengan Pendekatan Keluarga” dan NS atau “Nusantara Sehat”.
Kepala Dinas Kesehatan Dr. Bulan Simanungkalit, M. Kes dalam laporan kegiatannya menyebut momen HKN dapat dijadikan semangat untuk mencapai target capaian kinerja yang harus diraih seperti Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Indikator Kinerja Utama (IKU), untuk mencapai itu juga tentu dibutuhkan keseriusan dari seluruh jajaran kesehatan ataupun lintas sektoral,ujarnya. (POL/PANE)
