Galian C di Pante Casanova Merajalela, Kapolsek Biru Biru Terkesan Tutup Mata

Biru biru, POL | Aktivitas galian C di Sungai Serue Deliserdang Sumatera Utara semakin merajalela. Satu unit eskavator bekerja siang malam menggali daerah aliran sungai (DAS) Serue.

Menurut warga sekitar yang tak ingin namanya disebutkan, awalnya pante Casanova itu tempat pariwisata masyarakat yang berkunjung dari daerah lain untuk berlibur.

Saat itu pante Casanova dikelola oleh Amir Barus sebagai pemilik. Namun setelah Amir Barus meninggal dunia, pante wisata wisata itu ditutup.

Sejak itulah pante Casanova dijadikan galian C sampai daerah aliran sungai (DAS) Serue digali demi untuk meraup kuntungan pribadi tanpa memikirkan rusaknya alam dan tidak takut pada hukum.

Sekarang tempat wisata pante Casanova yang berubah menjadi galian C itu dikelola oleh Aref Barus anak kandung dari alm Amir Barus.

Setiap hari, mobil inter kuler serta damtruk keluar masuk mengangkut bahan matreal sertu darat pasir dan matreal lainnya dari sungai tersebut.

Pantauan perjuanganonline ke lokasi galian C, Sabtu (23/3/2024), tampak alat berat ekskavator sedang beroprasi melakukan pengerukan di lahan DAS Serue Kecamatan Biru Biru Deliserdang Sumatra Utara.

Kapolsek Biru Biru AKP Cahyadi ketika dikonfirmasi perjuanganonline lewat selulernya tidak menjawab atau dan tidak memberikan jawaban positif.

Diduga keras pengusaha galian C tersebut sudah koordinasi dan mengadakan pendekatan dengan pihak terkait agar operasional galian C dapat berjalan mulus.

Di salah satu warung kopi milik Pendek, salah serang warga Dusun ll Penampungan Desa Namo Suro Baru menyampaikan, di dusun itu memang sudah lama alat berat jenis ekskavator menggali pasir dan bahan lainnya, termasuk sertu air dan sertu darat untuk dijual ke luar, jelasnya. (Samura)

Berikan Komentar:
Exit mobile version