Tapsel, PO /ebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung konservasi alam dan keanekaragaman hayati di sekitar wilayah operasional, PLTA Batangtoru menyelenggarakan Pelatihan Penyelamatan Satwa Liar pada tanggal 25 hingga 26 April 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan civitas proyek dalam menghadapi potensi interaksi negatif antara manusia dan satwa liar, membangun koordinasi efektif dengan pihak berwenang dan lembaga yang fokus bergerak dalam perlindungan dan pelestarian orangutan, khususnya dalam bidang penyelamatan satwa liar (wildlife rescue).
Fokus pelatihan meliputi mitigasi konflik manusia-satwa liar, identifikasi satwa liar, pengolahan informasi terkait situasi potensi interaksi negatif yang ada, teknik penghalauan/penggiringan dan teknik penyelamatan satwa liar yang aman, hingga prosedur rehabilitasi dan pelepasliaran satwa ke habitat alaminya.
Dalam kegiatan ini, selain paparan materi komprehensif yang disampaikan oleh pemateri, juga dilaksanakan simulasi lapangan untuk memberikan gambaran nyata saat situasi evakuasi satwa liar terjadi.
“Saat ini kami telah menyediakan peralatan dan bahan dasar untuk penyelamatan satwa liar, seperti kendang transport satwa liar, jaring orangutan, senapan bius, hingga perlengkapan medis. Tentu saja kami tidak mengharapkan adanya peristiwa dan kondisi yang mengharuskan kami untuk mengevakuasi satwa liar tertentu, namun kami selaku pengelola PLTA Batangtoru harus mempersiapkan sampai ke kemungkinan skenario terburuk seperti situasi evakuasi tersebut.
Peralatan ini juga dapat digunakan apabila di sekitar wilayah kelola kami ada kejadian yang serupa. Hubungan dan keterkaitan antara PLTA Batangtoru dengan hutan sebagai pengatur daur air, termasuk berbagai keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya sangatlah erat. Untuk itu kami akan terus berupaya untuk meningkatkan strategi pengelolaan kami. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pihak BBKSDA Sumatera Utara beserta jajarannya di tingkat Bidang dan Seksi, atas segala pengawasan, kepedulian dan saran yang selalu diberikan. Juga kepada Tim HOCRU-OIC yang fokus terhadap perlindungan dan penyelamatan satwa liar khususnya orangutan sebagai pemateri/trainer dalam kegiatan ini. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat representatif dari desa-desa lingkar proyek PLTA Batangtoru yang turut serta dalam pelatihan” ujar Iqbal, Manajer Biodiversity PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE).
PLTA Batangtoru berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati di wilayah kelola dan sekitarnya, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. (NP.02)
Berikan Komentar:
