Rantauprapat, POL | Keluarga Besar Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) di bawah kepemimpinan Ruben Simanguncong, dan Sekretaris Armansyah Siregar beserta seluruh anggota DPD, juga kader lainnya, melakukan Bhakti Sosial dengan memberikan Sembako dan Vitamin C kepada Pengemudi Becak Bermotor (Betor) di sekitaran Kota Sigambal sampai Kantor Bupati Kecamatan Rantau Prapat, Sabtu (4/4/2020).
Kegiatan ini terselenggara atas kepedulian AMPI terkait maraknya wabah virus corona covid 19 yang sangat sangat mengancam kehidupan. Dalam suasana usaha untuk menghindari penyebaran virus corona, segala sesuatu usaha dan kegiatan terkendala, sehingga mengarah pada keburukan ekonomi.
Ketua DPD AMPI Labuhanbatu, Ruben Simanguncong Melalui Sekretaris Armansyah mengatakan, sebagai hamba Allah, kita merasakan betapa berat nya kondisi saat ini “AMPI harus dapat berguna bagi masyarakat, DPD AMPI Labuhanbatu, peduli dan berbagi atas rejeki guna mengurangi sedikit beban masyarakat,” Ucap Arman.
Selain itu Arman mengimbau agar masyarakat tidak terlalu was-was dengan wabah yang saat ini melanda, namun harus tetap antispasi dan menjaga kesetabilan tubuh. “Dengan usaha ini semoga kita semua dapat terhindar,” ujarnya.
Sekretaris DPD AMPI Labuhanbatu mengatakan, dengan partispasi yang tidak seberapa ini diharapkan bisa sangat membantu masyarakat yang sedang kesulitan karena wabah virus corona yang mendunia.
“Pemberian Sembako ini jangan dilihat dari nilainya namun dengan indahnya berbagi menjadikan kita umat yang bersukur kepada tuhan akan apa yang kita miliki,” terang Arman.
Sementara itu salah seorang abang Betor Ahmad (47) warga Sigambal mengucapkan terima kasih kepada AMPI Labuhanbatu yang begitu peduli dan tanggap memperhatikan masyarakat .”Terima Kasih Ampi atas pemberian sembako. semoga dengan berbagi kali ini AMPI semakin Jaya,” ucap Ahmad
Dia juga berharap Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu secepatnya tanggap menghadapi masalah wabah virus Covid 19 ini. Karenanya, sangat diharapkan kebijakan Pemkab Labuhanbatu dalam upaya mengatasi kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat.
“Dengan situasi seperti ini kami bukan takut mati karena corona tetapi takut mati karena kelaparan. Warga berharap Bupati Andi Suhaimi secepatnya ambil kebijakan terhadap warganya,” kata Ahmad. (POL/Ars )
