• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 16 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Diduga Keracunan, 16 Ekor Lembu Mati Mendadak di Kebun Milik Warga

Editor: Editor
Sabtu, 4 April 2020
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Sabtu, 4 April 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Asahan, POL | Sebanyak 16 ekor lembu ditemukan  mati terkapar di kebun Kelapa Sawit milik Ucok Sinambela Dusun X Desa Aek Songsongan, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sabtu (4/4/2020) sekira pukul 09.00 WIB.

Informasi dihimpun ke-16  ekor lembu yang mati tersebut milik beberapa warga Desa Aek Songsongan , yakni  Sunarni 1 ekor,  RIFAI  3 ekor,  Sudaryono 2 ekor,  Abd Hobi 3 ekor,  Rian 1 ekor, dan  Sutarno 6 ekor. Dengan kerugian ditaksir sebesar Rp 160.000.000.

Kapolsek Bandar Pulau AKP Anggun Adhika Putra, SIK ang dikonfirmasi via Whatsapp menyampaikan, pihaknya  mendapat informasi dari warga adanya banyak lembu yang mati langsung memerintahkan Wakapolsek, Kanit Reskrim, Kanit Intel, dan Ka SPK turun ke TKP mengecek laporan tersebut.

Sesampainya di TKP ditemukan sebanyak 16 ekor lembu dalam keadaan mati dengan jarak berpisah dan ada sebagian berdekatan dilokasi lahan kelapa sawit milik Ucok Sinambela, Selanjutnya Kepala Desa Aek Songsongan memanggil masyarakat yangg memiliki lembu tersebut. Kemudian berkoordinasi dengan Forkompimcam dan pihak terkait dari dinas Peternakan Kabupaten Asahan. Dari hasil keterangan pemilik lembu, bahwasanya lembu tersebut tidak diikat dan tidak diangon, melainkan hanya dilepas dan tidak di kandangkan.

Berdasarkan cek TKP dari dinas Peternakan Kabupaten Asahan Solihin menyampaikan bahwasanya diduga lembu tersebut mati karena keracunan, namun demikian lebih jelasnya harus melalui hasil penelitian Laboraturium dari Dinas Peternakan mengambil semple lidah, hati, usus lembu yang akan dikirim ke Kabupaten Asahan untuk mengetahui penyebab matinya hewan tersebut.

“Dari hasil mufakat Forkopincam dengan pemilik lembu tersebut menyatakan menerima keadaan lembu yang sudah mati dan akan di tanam/kubur di lokasi lahan Ucok Sinambela “ ungkap Kapolsk melalui pesan whatsappnya.

Sementara itu diperoleh keterangan dari warga dan viral di sosmed ada sebanyak 22 ekor lembu mati mendadak secara terpisah dari kebun warga sampai ke Palang Puntung AFD VI KM 2 dan KM 3 Desa Aek Songsongan.

“Ada sebanyak 22 ekor lembu yang mati mendadak dengan hidung mengeluarkan gelembung di kawasan KM 2 Desa Aek Songsongan,” sebut akun Zona Nyaman. (POL/PAI)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Lembu Mati Mendadak
Berita sebelumnya

Tim Gugus Tugas Terus Lakukan Upaya Cegah Penularan Covid 19

Berita selanjutnya

Pemkab Samosir Salurkan 6.000 Paket Bantuan Wabah Corona kepada Masyarakat

TERBARU

Buka Puasa Bersama Insan Media dan Ormas, Rico Waas Ajak Perkuat Persatuan dan Soliditas Kota Medan

Senin, 16 Maret 2026

Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita Membuka Ruang Saran dan Masukan Maupun Aspirasi Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026

Rico Waas Hadiri Silaturahmi Menko Polkam, Bahas Kondisi Sosial Sumut

Minggu, 15 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd