Desa Pundun Jae Ditetapkan Sebagai Kampung Pengawasan Parsifatif

Ratusan masyarakat menghadiri acara penetapan Desa Pudun Jae sebagai Kampung Pengawasan Parsitipatif. (IST)

Padangsidimpuan, POL | Bawaslu Propinsi Sumut dan Kota Padangsidimpuan menetapkan Desa Pudun jae kecamatan Padangsidimpuan batu nadua Kota Padangsidimpuan secara resmi ditetapkan sebagai Desa  Pengawasan Partisifatif, beberapa waktu lalu.

Acara launchingya dihadiri oleh Pj.Wali Kota Padangsidimpuan yang diwakili Kaban Kesbangpol Padangsidimpuan Erwin Nasution Ketua KPU Tagor Dumora Lubis,Bawaslu  Padangsidimpuan,Muspika Padangsidimpuan Kecamatan Batunadua dan ratusan Masyarakat.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Pudun Jae, Rizky Ibrahim Siregar, yang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bawaslu Propindi Sumatera utara dan dan Pemerintah Kota Padangsidimpuan yang telah memilih desa kami menjadi kampung pengawasan parsifatif untuk Kota Padangsidimpuan.

“Mudah mudahan kepercayaan yang diberikan pada kami dapat kami laksanakan dengan sebaik-baiknya dan kami berharap pada pelkada tahun 2024 di Kota Padangsidimpuan dapat berjalan lancar,tertib dan damai,” ujar Rizky.

Ketua Bawaslu Kota Padangsidimpuan, yang diwakili oleh Kordiv P3S, Afrizal, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengawasi proses Pilkada.

“Pengawasan ini bukan hanya tanggung jawab Bawaslu saja, tapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Afrizal juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif dalam mengawasi proses Pilkada, termasuk para calon, tim pemenangan, dan penyelenggara Pemilu, baik KPU maupun Bawaslu.

Pj. Wali Kota Padangsidimpuan,  diwakili oleh Kaban Kesbang Erwin Nasution, menyampaikan harapannya agar semua pihak dapat menyukseskan Pilkada serentak 2024 dengan damai.

Koodinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kerja sama masyarakat Padangsidimpuan, khususnya warga Pudun Jae, yang telah bersedia menjadi lokasi Kampung Pengawasan Partisipatif. Ia mengakui bahwa Desa Pudun Jae belum pernah mengalami konflik Pilkada, namun potensi konflik tetap ada dan perlu diantisipasi dengan sosialisasi untuk meminimalisir kemungkinan yang terjadi.

Acara puncak launching ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon, dilanjutkan dengan Deklarasi Kampung Pengawasan Partisipatif oleh Kepala Desa Pudun Jae, Rizky Ibrahim Siregar. (NP.02)

Berikan Komentar:
Exit mobile version