• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 5 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Depresi Ditinggal Istri, Pria Beranak 3 di Deli Serdang Gantung Diri

Editor: Suganda
Sabtu, 27 Januari 2024
Kanal: Daerah

Editor:Suganda

Sabtu, 27 Januari 2024
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Deli Serdang, POL | Seorang pria berusia 43 tahun ditemukan tewas gantung diri di ruang tengah rumahnya di Jalan Sudirman, Gang Kolam Pancing Desi, Lingkungan II, Kelurahan Lubuk Pakam Pekan, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (26/1/2024) pagi

Laki-laki bernama Syaf (bukan nama sebenarnya) itu diketahui memiliki 3 anak, pertama kali diketahui gantung diri oleh adiknya. Saat itu, sang adik ditelepon orangtuanya agar melihat kondisi abangnya.

Ketika masuk ke ruang tengah rumah Syaf, sang adik pun kaget bukan kepalang melihat tubuh abangnya sudah tergantung dengan leher terikat dengan tali nilon warna biru.

Melihat ia pun berteriak minta tolong kepada para tetangga. Tak lama berselang, warga pun sudah berkerumun di lokasi kejadian.

Selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke pihak kelurahan yang kemudian meneruskannya ke kepolisian.

Tak lama berselang personel Bhabinkamtibmas dan tim Inafis Polresta Deli Serdang tiba di lokasi.

Dari keterangan para tetangga, Syafruddin memiliki tiga anak dan masih sekolah. Diduga, ia mengalami depresi setelah ditinggal pergi oleh istrinya.

Mirisnya, sebelum mengakhiri hidupnya kabarnya korban sempat bercerita kepada keluarga dan jiran tetangga tentang niatnya akan gantung diri.

Jenazah Syaf kemudian diserahkan kepada pihak keluarga setelah meminta polisi untuk tidak melakukan otopsi.

“Keluarga korban ikhlas menerima kematian korban dan telah buat surat pernyataan keberatan dilakukan otopsi,” kata Kapolsek Lubuk Pakam AKP Rusdi. (MS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Polsek Siantar Martoba Ringkus 2 Maling Pembobol Gudang Material

Berita selanjutnya

Begini Peluang Indonesia Menang Lawan Australia di 16 Besar Piala Asia

TERBARU

Menekan Angka Stunting, Pemkab Labuhanbatu Salurkan Bantuan Program GENTING Tahap III 2026

Kamis, 5 Maret 2026

Pertama di Indonesia, Rico Waas Luncurkan Medan Rabu Walk-In Interview

Rabu, 4 Maret 2026

Rico Waas Tekankan Sinergi Tripartit untuk Perkuat Iklim Investasi dan Lapangan Kerja

Rabu, 4 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd