Bupati Tapsel, BPJamsostek Beri Keuntungan Bagi Tenaga Pendidik Non PNS

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu pada pembukaan rapat koordinasi menuju cakupan kepesertaan di Dinas Pendidikan Daerah Kabupaten Tapsel tahun 2023 yang akan didaftarkan menjadi peserta program BPJamsostek di Gedung Serba Guna, Komplek Perkantoran Pemerintahan Tapanuli Selatan, Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Jumat (28/7). (IST)

Tapsel, POL | Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu, mengaku bersyukur dengan hadirnya program pemerintah lewat BPJamsostek yang dulu dikenal sebagai BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, program pemerintahan ini memberikan kelapangan bagi tenaga pendidik non PNS yang sedang tertimpa musibah, karena bisa mendapatkan santunan dari iuran yang dikumpulkan.

Hal itu disampaikan Dolly, pada pembukaan rapat koordinasi menuju cakupan kepesertaan di Dinas Pendidikan Daerah Kabupaten Tapsel tahun 2023 yang akan didaftarkan menjadi peserta program BPJamsostek di Gedung Serba Guna, Komplek Perkantoran Pemerintahan Tapanuli Selatan, Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Jumat (28/7/2023).

Bupati Dolly menjelaskan, musibah yang akan menimpa seseorang, merupakan hal yang pasti, meski tidak tahu kapan akan terjadi karena itu ketentuan dari Sang Pencipta. Bila musibah tersebut terjadi, dengan program ini, setidaknya ahli waris yang ditinggal bisa mendapat santunan dari iuran yang dikumpulkan.

“Banyak kejadian yang terjadi secara tiba-tiba di sekitar kita. Hari ini masih tertawa bersama, mendapat kabar bahwa ia sudah berpulang. Tentu pertanyaan selanjutnya, bagaimana keluarga yang ditinggal karena semua serba tiba-tiba. Disitulah lembaga penjamin terhadap hari tua, kesehatan kematian dan jaminan sosial lainnya membantu.

“Dengan demikian visi misi Kabupaten Tapsel yang sejahtera bersama masyarakat, dengan adanya program ini pasti dapat terwujud. Dan tentunya, kenyamanan saat melaksanakan kerja lebih terjamin dengan adanya BPJamsostek,” jelas Bupati.

Kata Dolly, Pemkab Tapsel sendiri sudah mendaftarkan Tenaga Harian Lepas (THL) dan seluruh perangkat desa di BPJamsostek. Pihaknya juga akan memperluas cakupan kepesertaan yang ada, dengan mendaftarkan seluruh tenaga pendidik atau pendidik.

“Seluruh peserta yang datang untuk terus meningkatkan pelayanan, karena wajah dari sebuah pemimpin terlihat dari pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Termasuk pelayanan di sekolah yang harus baik lagi, sehingga Masyarakat yang cerdas bisa diwujudkan,”harap Dolly

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Tapsel, Arman Pasaribu, mengatakan bahwa peserta pada kegiatan ini terdiri dari Kepala Sekolah PAUD, Kepala Sekolah SD, dan SMP. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi tenaga pendidik dan pendidik, juga jaminan bagi pendidik dan tenaga pendidik yang sudah memasuki usia pensiun.

“Serta meningkatkan daya saing antara pendidik dan tenaga pendidik di Tapsel,” ucapnya.

Sedangkan, Kepala Kantor Cabang BPJamsostek oleh Penjabat Pengganti Sementara, Roland F Tobing, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemkab Tapsel dan tenaga pendidik. Sehingga rasa was-was pada tenaga pendidik atau pendidik yang non PNS, saat menjalankan tugas tidak ada lagi.

“Dengan bergabung di program BPJamsostek seperti Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP),” terangnya.

Selanjutnya Bupati Tapsel didampingi Kepala Cabang BPJamsostek menyerahkan secara simbolis Klaim Jaminan Kematian kepada ahli waris Bapak Sobirin Pohan.

Turut hadir Kepala BPKPAD, Kadis Ketenagakerjaan, Kepala Bagian, BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Sekolah Paud, SD, SMP se-Tapsel. (POL/NP.02)

Berikan Komentar:
Exit mobile version